SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim memprioritaskan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerataan pembangunan, serta peningkatan kualitas pelayanan dasar.
Ketiga hal tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Juru Bicara Fraksi Gerindra, Juliansyah mengatakan pemerintah daerah masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Karena itu, Pemkab didorong lebih maksimal menggali potensi PAD agar kemampuan fiskal daerah semakin kuat.
Baca Juga: Ajang Guru Berprestasi Palangka Raya Tuntas, Ini Daftar Para Juaranya
"Karena masih besarnya ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer pusat, kami mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah untuk meningkatkan kemandirian fiskal," ujarnya.
Selain peningkatan PAD, Fraksi Gerindra juga meminta pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. Menurutnya, alokasi anggaran infrastruktur dan perbaikan fasilitas umum tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan.
"Kami berharap belanja infrastruktur dan perbaikan fasilitas umum dapat dialokasikan secara merata, sehingga masyarakat di wilayah pedesaan juga merasakan manfaat pembangunan," katanya.
Baca Juga: Wagub Kalteng Dorong GKE Perkuat Peran dalam Pembangunan Daerah
Fraksi Gerindra juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dasar. Pemerintah daerah didorong terus memperbaiki layanan di bidang kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, hingga pelayanan bagi dunia usaha.
"Kami mendorong pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan di sektor kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, maupun pelayanan bagi dunia usaha," tegas Juliansyah.
Fraksi Gerindra berharap ketiga masukan tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan ke depan, sehingga Kotim memiliki kemandirian fiskal yang lebih kuat, pembangunan yang semakin merata, dan pelayanan publik yang lebih berkualitas. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor