Ditarget Target Pertahankan Prestasi, 23 Kafilah Kotim Siap Berlaga di MTQ Korpri Kalteng

M. Akbar • Dipublikasikan Senin, 22 Juni 2026 | 15:05 WIB
Peserta asal Kotim yang akan mengikuti MTQ VIII Korpri Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya.  (Akbar/Radar Sampit)
Peserta asal Kotim yang akan mengikuti MTQ VIII Korpri Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) secara resmi melepas 23 kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya, Senin (22/6).

Pelepasan kafilah dilakukan langsung oleh Bupati Kotim, Halikinnor. Pada ajang tersebut, Kotim mengirimkan 23 peserta yang akan bertanding pada sembilan cabang lomba dengan target mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang diraih pada MTQ Korpri sebelumnya.

Ketua Panitia MTQ Korpri Kotim, Imam Subekti, mengatakan seluruh peserta telah melalui proses seleksi dan persiapan sebelum diberangkatkan ke Murung Raya.

“Peserta yang kita kirim berjumlah 23 orang dan mengikuti sembilan cabang lomba. Mudah-mudahan pada MTQ VIII Korpri Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah ini kita bisa memberikan hasil terbaik, minimal sama seperti tahun 2023 saat meraih lima medali emas,” ujarnya.

Menurut Imam, persiapan dilakukan melalui seleksi terhadap peserta yang pernah mengikuti MTQ Korpri sebelumnya serta seleksi terbuka untuk menjaring ASN yang memiliki kemampuan di berbagai cabang lomba.

“Selain melakukan seleksi terhadap peserta dua tahun lalu, kami juga membuka seleksi terbuka untuk beberapa cabang yang masih kekurangan peserta. Khusus cabang tahfiz, kami juga melaksanakan training center selama dua hari untuk memaksimalkan persiapan,” terangnya.

Ia menjelaskan, cabang tahfiz dan tilawah masih menjadi andalan Kotim dalam meraih prestasi. Selain itu, cabang kaligrafi juga diharapkan mampu kembali menyumbangkan medali seperti pada MTQ Korpri sebelumnya.

“Dua tahun lalu kita meraih juara dua pada cabang tahfiz. Tahun ini tentu harapannya bisa meningkat menjadi juara satu. Begitu juga cabang lainnya, termasuk kaligrafi yang sebelumnya berhasil meraih juara satu,” ucapnya.

Pada MTQ Korpri 2023, Kotim berhasil menempati posisi juara umum kedua dengan perolehan lima medali emas, hanya terpaut satu medali emas dari Kabupaten Kotawaringin Barat yang keluar sebagai juara umum.

“Target kita minimal bisa mempertahankan prestasi dua tahun lalu. Saat itu kita menjadi juara umum kedua setelah Kotawaringin Barat. Mudah-mudahan tahun ini hasilnya bisa lebih baik,” harapnya.

Imam menjelaskan, seluruh peserta yang mengikuti MTQ Korpri merupakan aparatur sipil negara (ASN) aktif yang masih memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP). Berbeda dengan MTQ umum yang dibatasi usia peserta, MTQ Korpri hanya dapat diikuti ASN yang masih aktif bekerja dan belum memasuki masa pensiun.

Dari sembilan cabang yang diperlombakan, Kotim berhasil mengirimkan perwakilan pada seluruh cabang meski tidak semua golongan lomba dapat terisi karena keterbatasan jumlah pendaftar.

“Kendala kami sebenarnya ada pada jumlah peserta. Beberapa golongan tidak terisi karena tidak ada yang mendaftar saat seleksi. ASN yang memiliki kemampuan di bidang tertentu jumlahnya memang terbatas,” jelasnya.

Mayoritas peserta yang tergabung dalam kafilah Kotim berasal dari lingkungan Kementerian Agama serta sejumlah sekolah negeri di Kabupaten Kotim.

Menjelang pelaksanaan lomba, Imam berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga kesehatan dan stamina agar dapat tampil maksimal selama mengikuti perlombaan.

“Yang terpenting, para peserta bisa berkompetisi dengan baik, menjaga kesehatan dan stamina. Mari kita berjuang bersama-sama, mudah-mudahan diberikan hasil yang terbaik untuk Kabupaten Kotim,” pungkasnya.  (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
MTQ Korpri MTQ Korpri Kalteng Kafilah Kotim