Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Redam Dampak Kenaikan Harga Pokok, 465 Warga Bagendang Tengah Terima Bantuan Pangan

Heriansyah • Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:52 WIB

 

Ilustrasi penyaluran bantuan pangan non tunai.(istimewa)
Ilustrasi penyaluran bantuan pangan non tunai.(istimewa)

​SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Pemerintah Desa (Pemdes) Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, telah menyalurkan program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dari Badan Urusan Logistik (Bulog) kepada ratusan warga setempat, mulai Jumat (12/6/2026). Penyaluran bantuan berupa beras dan minyak goreng itu disambut antusias oleh masyarakat di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang tidak menentu di pasaran.

​Demi menghindari kerumunan dan menjaga ketertiban, pihak pemerintah desa menerapkan sistem pembagian bertahap. Dalam satu hari, penyaluran dibatasi untuk warga dari dua Rukun Tetangga (RT) secara bergantian.

​Kepala Desa Bagendang Tengah Untung Sukardi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberlanjutan program bantuan, yang dikucurkan setiap tiga bulan sekali ini. Menurutnya, program ini menjadi bantalan ekonomi yang sangat berarti bagi warga pasca-imbas fluktuasi harga pangan. ​"Dengan adanya bantuan ini, masyarakat yang menerima sangat terbantu. Terutama bagi warga ekonomi lemah yang paling merasakan dampak langsung, dari ketidakpastian harga bahan pokok di pasar saat ini," ujarnya.

​Adapun mekanisme penyaluran bantuan , yakni Berbasis Barcode agar penyaluran bantuan pangan ini dipastikan tepat sasaran karena menggunakan sistem data terintegrasi dari Dinas Sosial. 

Baca Juga: Buaya Muara Diduga Lebih dari 4 Meter Muncul di Bagendang Hilir, Makin Mendekat Ketika Melihat Warga 

"Setiap warga penerima manfaat (KPM) wajib membawa kartu berbentuk barcode resmi dari Dinas Sosial. Kartu barcode tersebut sebelumnya telah didistribusikan secara langsung oleh masing-masing Ketua RT ke rumah warga yang berhak," terang Untung.

Ia memaparkan, total bantuan yang disalurkan mencapai 465 paket sembako, yang mencakup warga di 8 RT di seluruh wilayah Desa Bagendang Tengah, Ramban.

​Pihak Pemdes Bagendang Tengah juga menegaskan bahwa mereka bergerak murni sebagai fasilitator penyaluran di lapangan. Data penerima sepenuhnya mengacu pada validasi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat melalui Dinas Sosial.

​"Kami dari pihak pemerintah desa hanya bisa menyalurkan sesuai dengan data yang diberikan dari Dinas Sosial. Data itulah yang menjadi acuan mutlak kami dalam membagikan bantuan kepada masyarakat," pungkas Untung.(joy/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#Bagendang Tengah #Bantuan Non Tunai #bantuan #bulog #Mentaya Hilir Utara