Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kotim Atur Ulang Prioritas Pembangunan di Tengah Keterbatasan Fiskal

Yuni Pratiwi Iskandar • Senin, 8 Juni 2026 | 22:12 WIB
Umar Kaderi, Pj Sekda Kotim
Umar Kaderi, Pj Sekda Kotim

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi tantangan yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam menjalankan pembangunan tahun 2026.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus lebih selektif dalam menentukan penggunaan anggaran agar manfaat pembangunan tetap dirasakan masyarakat.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Umar Kaderi, mengatakan tantangan pembangunan tahun ini tidak hanya dipengaruhi oleh perubahan harga berbagai kebutuhan dan material, tetapi juga terbatasnya ruang fiskal yang dimiliki daerah. Akibatnya, proyek-proyek fisik berskala besar belum dapat menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Pemkab Kotim Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaminan Produk Halal

Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini mengharuskan pemerintah menerapkan skala prioritas dalam penyusunan program dan kegiatan. Setiap anggaran yang tersedia harus diarahkan pada sektor yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Dengan kondisi anggaran yang ada, kita tidak bisa melaksanakan terlalu banyak kegiatan fisik berskala besar,” ujarnya.

Karena itu, Pemkab Kotim memilih memfokuskan belanja pada program-program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga efektivitas pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.

Baca Juga: DPKP Usulkan Distribusi BBM untuk Pertanian di Wilayah Selatan Kotim Diperkuat

Program pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, peningkatan kualitas layanan publik, serta berbagai kebutuhan mendasar masyarakat menjadi perhatian utama dalam penyusunan anggaran tahun ini. Selain itu, program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap dipertahankan agar tidak terdampak penyesuaian anggaran.

Baca Juga: Andi Lala: Jangan Benturkan Kebijakan Presiden dengan Petani Sawit

Umar menegaskan, arah pembangunan daerah saat ini lebih menitikberatkan pada kebermanfaatan program. Pemerintah ingin memastikan setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Yang menjadi perhatian kami adalah program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#pembangunan #efisiensi #kotim #fiskal #anggaran