Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dinkes Kotim Ingatkan Warga Tak Kalap Santap Daging Kurban saat Idul Adha

M. Akbar • Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:50 WIB
Radar Sampit melaksanakan pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah di Kantor Radar Sampit, Jalan MT Haryono, Sampit, Kamis (28/5). (dhani/radar sampit)
Radar Sampit melaksanakan pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah di Kantor Radar Sampit, Jalan MT Haryono, Sampit, Kamis (28/5). (dhani/radar sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Melimpahnya daging kurban saat Hari Raya Idul Adha kerap membuat masyarakat tergoda untuk mengonsumsinya secara berlebihan.

Untuk mencegah gangguan kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau masyarakat agar bijak mengatur pola konsumsi daging dan tetap menerapkan pola hidup sehat selama perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi, mengatakan masyarakat perlu memperhatikan cara pengolahan serta jumlah konsumsi daging kurban agar manfaatnya dapat dirasakan tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

“Masyarakat dianjurkan memasak daging hingga matang sempurna untuk mencegah risiko penyakit akibat makanan yang tidak diolah dengan baik,” ujarnya, Jumat (29/5).

Selain memastikan daging diolah dengan benar, masyarakat juga disarankan memilih bagian daging yang rendah lemak. Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu menjaga kadar kolesterol dan mengurangi risiko gangguan kesehatan lainnya.

Menurut Umar, momentum Idul Adha identik dengan beragam sajian berbahan dasar daging yang sering kali membuat masyarakat makan melebihi kebutuhan tubuh.

Karena itu, ia mengingatkan agar konsumsi daging tetap diimbangi dengan asupan sayur dan buah guna menjaga keseimbangan gizi harian.

“Pola makan sehat harus tetap dijaga meskipun banyak tersedia hidangan daging saat Idul Adha,” katanya.

Tak hanya soal makanan, Umar juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kebiasaan merokok serta tetap rutin melakukan olahraga atau aktivitas fisik ringan agar kebugaran tubuh tetap terjaga selama masa libur dan perayaan.

Ia menegaskan bahwa penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga.

“Mari rayakan Idul Adha dengan tetap menerapkan pola makan bergizi seimbang dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ucapnya.

Umar berharap perayaan Idul Adha tidak hanya menjadi momen berbagi dan mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Dengan pola makan yang terkontrol serta gaya hidup sehat, masyarakat diharapkan dapat menikmati hidangan kurban tanpa khawatir terhadap risiko gangguan kesehatan. (ktr-2)

 
 
Editor : Slamet Harmoko
#daging kurban #idul adha #dinkes kotim