Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pembangunan Sekolah Rakyat Kotim Capai 53 Persen

M. Akbar • Minggu, 24 Mei 2026 | 09:31 WIB
Kepala Dinsos Kotim, Hawianan, mengatakan Sekolah Rakyat akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pendidikan siswa.  (Akbar/Radar Sampit)
Kepala Dinsos Kotim, Hawianan, mengatakan Sekolah Rakyat akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pendidikan siswa. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 55 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berjalan dan saat ini progresnya telah mencapai sekitar 53 persen. Pemerintah menargetkan pembangunan ruang kelas dan asrama rampung pada akhir Juni 2026.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kotim, Hawianan, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat dilaksanakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dengan pelaksana proyek PT Adhi Karya.

“Informasi dari pelaksana, per 30 Juni ditargetkan pembangunan ruang kelas dan asrama sudah selesai. Mudah-mudahan September seluruh pembangunan sudah rampung,” ujarnya, Sabtu (23/5).

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan hibah seluas 6,7 hektare. Kawasan tersebut nantinya dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pendidikan dan pengembangan siswa.

“Semua fasilitas akan dibangun, mulai dari sarana olahraga, gedung pertemuan, tempat pengembangan bakat anak-anak, hingga ruang terbuka hijau,” katanya.

Sekolah Rakyat sendiri menerapkan sistem pendidikan berasrama, sehingga seluruh siswa nantinya diwajibkan tinggal di asrama selama masa pendidikan berlangsung.

Selain bebas biaya pendaftaran dan uang sekolah, seluruh kebutuhan pendidikan siswa juga akan ditanggung pemerintah, mulai dari seragam, perlengkapan belajar, makan tiga kali sehari hingga camilan dua kali sehari.

Menurut Hawianan, pembangunan sekolah sebelumnya telah melalui tahapan penyusunan master plan hingga memperoleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Pemerintah daerah juga membentuk tim teknis untuk membantu memantau dan memfasilitasi berbagai kebutuhan selama proses pembangunan berlangsung.

“Misalnya kemarin kami membantu menyiapkan tenda untuk tempat istirahat pekerja karena jumlah tenaga kerja di lapangan cukup banyak,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu yang memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan.

“Kami berharap Sekolah Rakyat ini nantinya dapat membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.  (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#Kadinsos Kotim #Sekolah Rakyat Terintegrasi #Sekolah Rakyat