Hujan Deras Belum Ganggu Sawah Kotim, DPKP: Justru Pengairan Pertanian Lagi Bagus

M. Akbar • Dipublikasikan Jumat, 22 Mei 2026 | 07:57 WIB
MUSIM HUJAN: Hujan saat mengguyur Sampit beberapa hari lalu. (dok.radar sampit)
MUSIM HUJAN: Hujan saat mengguyur Sampit beberapa hari lalu. (dok.radar sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Curah hujan tinggi yang belakangan mengguyur Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ternyata belum menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian.

Di tengah banjir yang merendam sejumlah kawasan permukiman, kondisi lahan pertanian justru dinilai masih aman dan bahkan diuntungkan karena pasokan air melimpah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kotim, Yephi Hartadi Periyanto mengatakan hingga saat ini belum ada laporan sawah maupun lahan produksi pertanian yang terdampak banjir parah.

“Kalau untuk lahan produksi pertanian sejauh ini belum terdampak terlalu parah. Justru dengan banyaknya air saat ini kondisi pengairan pertanian masih bagus,” kata Yephi, Jumat (22/5).

Menurutnya, genangan yang terjadi saat ini lebih banyak disebabkan buruknya drainase di kawasan permukiman serta pengaruh pasang air di sejumlah saluran, bukan akibat meluapnya irigasi pertanian.

Ia menegaskan, kondisi saluran irigasi di wilayah pertanian masih berada pada batas aman sehingga belum ada sawah yang terendam banjir.

“Untuk saluran irigasi sendiri masih belum di batas rawan. Jadi belum ada sawah yang sampai terendam,” ungkapnya.

Yephi menjelaskan, curah hujan yang tinggi saat ini masih sangat membantu kebutuhan pengairan tanaman pangan dan mendukung pertumbuhan persawahan di Kotim.

“Kalau untuk kebutuhan pengairan komoditas pangan dan pertumbuhan persawahan, kondisinya masih relatif baik,” tuturnya.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan cuaca untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap sektor pertanian.

Menurut Yephi, ancaman yang justru lebih dikhawatirkan adalah apabila musim kemarau panjang terjadi dan memicu kekeringan di lahan pertanian.

“Malah yang kita khawatirkan nanti kalau terjadi kekeringan,” pungkasnya.

DPKP berharap kondisi cuaca saat ini tetap terkendali dan tidak sampai menyebabkan banjir yang berdampak pada lahan produksi pertanian maupun persawahan warga. (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
banjir sampit kotim kalteng hujan