Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Seleksi Atlet Minim Anggaran, Perbasi Kotim Tetap Tancap Gas Menuju Porprov

M. Akbar • Rabu, 6 Mei 2026 | 16:09 WIB

 

Ketua Perbasi Kotim, Hendra Sia, berharap dukungan pemda dan KONI agar pembinaan basket kembali optimal dan melahirkan atlet berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.  (Akbar/Radar Sampit)
Ketua Perbasi Kotim, Hendra Sia, berharap dukungan pemda dan KONI agar pembinaan basket kembali optimal dan melahirkan atlet berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di tengah keterbatasan anggaran dan sarana pembinaan yang ada.

Ketua Perbasi Kotim, Hendra Sia, mengatakan pihaknya telah melakukan dua kali seleksi atlet, baik putra maupun putri, sebagai langkah awal penjaringan pemain terbaik. Seleksi tersebut dilakukan secara mandiri menggunakan anggaran organisasi.

“Kami sudah dua kali melakukan seleksi atlet, putra dan putri, dengan anggaran dari Perbasi sendiri. Saat ini tinggal pematangan melalui TC sambil menunggu anggaran dari KONI turun,” kata Hendra Sia, Rabu (6/5).

Menurutnya, proses seleksi juga menjadi bagian dari pemantauan perkembangan atlet muda yang berasal dari klub-klub lokal di Kotim. Saat ini terdapat sekitar 15 klub basket yang aktif membina pemain, khususnya dari kalangan pelajar.

Meski demikian, Hendra mengakui pembinaan basket di Kotim masih menghadapi kendala serius, terutama keterbatasan anggaran serta minimnya fasilitas olahraga.

Ia menyebut hingga saat ini Kotim belum memiliki lapangan basket indoor, sementara fasilitas outdoor pun masih terbatas.

“Fasilitas basket di Kotim masih kurang. Kami berharap pemerintah daerah bisa menyiapkan lapangan, minimal outdoor, karena selama ini kalau ada kegiatan harus menyewa lapangan,” tambahnya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, turut membebani pelaksanaan pembinaan maupun kompetisi yang digelar Perbasi.

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu kepastian anggaran dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim untuk mendukung persiapan Porprov.

Hendra menegaskan, meski dalam kondisi terbatas, Perbasi tetap mendaftarkan sejumlah nomor pertandingan, yakni tim putri 5x5, putri 3x3, dan putra 3x3. Sementara untuk nomor putra 5x5 belum dapat diikuti karena keterbatasan jumlah pemain.

“Yang kami daftarkan tiga nomor dari empat cabang yang dipertandingkan. Putra 5x5 belum bisa karena pemain belum mencukupi,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil pada Porprov sebelumnya cukup membanggakan, di mana tim putri Kotim berhasil meraih medali emas dan tim putra meraih perunggu. Namun, untuk Porprov mendatang, pihaknya belum menargetkan capaian tinggi karena kondisi pembinaan yang sempat vakum.

“Kondisi sekarang cukup berat karena pembinaan sempat terhenti. Jadi kami lebih fokus membangun kembali tim,” ujarnya.

Perbasi Kotim berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah dan KONI agar pembinaan olahraga bola basket dapat kembali berjalan optimal serta mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.  (ktr-2)

 
 
Editor : Slamet Harmoko
#perbasi kotim #Perbasi minim anggaran #Porprov Kalteng