SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Perebutan kursi Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memanas. Sebanyak sembilan nama resmi masuk bursa calon dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Zona 3 Kalimantan Tengah, Selasa (14/4/2026).
Ketua Panitia Muscab, Muhammad Abadi, mengungkapkan bahwa dari sembilan kandidat tersebut, tujuh berasal dari internal partai dan dua lainnya dari eksternal.
“Di Kotim ada sembilan nama calon ketua DPC yang akan bertarung. Tujuh dari internal dan dua dari eksternal PKB,” ujarnya.
Adapun sembilan nama yang bersaing yakni Muhammad Abadi, Muhammad Idi, Zainudin, Aswin, Pipit, Khozaini, Marudin, Sohibul, dan Memey Wulandari.
Seluruh nama tersebut selanjutnya akan diteruskan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk menjalani proses seleksi lanjutan.
“Hasil hari ini akan diteruskan ke DPW dan DPP, nantinya DPP yang menentukan siapa yang dinilai layak,” jelas Abadi.
Ia menilai, persaingan kali ini cukup ketat karena seluruh kandidat memiliki kekuatan dan peluang yang relatif seimbang.
“Kalau dilihat, kandidat yang muncul ini semuanya kuat,” tambahnya.
Ketua DPW PKB, Rahmanto Muhidin, menegaskan bahwa setiap kandidat wajib menyiapkan proposal sebagai bahan penilaian oleh DPP, termasuk komitmen dalam membesarkan partai.
“Calon ketua DPC ini menyiapkan proposal yang nantinya dinilai oleh DPP,” ujarnya.
Menurutnya, Ketua DPC terpilih ke depan harus mampu memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa, membentuk badan sayap partai, serta menyiapkan strategi pemenangan pemilu.
“Ketua DPC ke depan harus bisa memperkuat organisasi sekaligus menargetkan kemenangan pemilu,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas internal partai di tengah persaingan yang kian memanas.
Ia menegaskan, DPP bersama DPW telah melakukan pemetaan kandidat sebagai langkah antisipasi untuk mencegah konflik internal, khususnya di wilayah Zona 3 yang meliputi Kotim, Kotawaringin Barat, Seruyan, dan Sukamara.
“Dalam rangka mengeliminasi konflik, DPP PKB bersama DPW melakukan pemetaan calon-calon Ketua DPC,” ujarnya.
Menurutnya, Muscab hanya menjadi tahap penjaringan awal, sementara keputusan akhir tetap berada di tangan DPP.
“Muscab ini hanya untuk menjaring. Nama-nama yang muncul nantinya akan digodok di DPP PKB,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Muscab harus menjadi momentum untuk memperkuat partai, sekaligus merekrut kader baru yang berintegritas dan siap menghadapi persaingan politik ke depan.
“Soliditas kader adalah kunci kekuatan partai. Kader adalah ujung tombak dan wajah PKB di tengah masyarakat,” tandasnya. (ang)
Editor : Slamet Harmoko