SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Dalam upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan yang konstruktif dengan insan media, Minamas Plantation melalui anak perusahaannya, PT Teguh Sempurna (TSA), PT Kridatama Lancar (KLR), dan PT Indotruba Tengah (ITH), kembali menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama awak media.
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut digelar di Kelakai Nusantara Resto, Jalan Jenderal Sudirman, Mentawa Baru Hulu, Sampit. Acara ini menjadi bentuk apresiasi perusahaan sekaligus wujud komitmen dalam membangun komunikasi yang terbuka, transparan, dan berkelanjutan dengan insan pers, baik nasional maupun regional di Kalimantan Tengah.
Regional CEO Minamas Plantation, Ondra Utama, menegaskan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
“Bagi kami, rekan-rekan media memegang peran yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan konstruktif kepada masyarakat, khususnya terkait dinamika dan tantangan industri kelapa sawit. Oleh karena itu, silaturahmi ini menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga memaparkan gambaran operasional Minamas di Kalimantan Tengah, termasuk tantangan yang dihadapi serta berbagai upaya peningkatan kinerja perusahaan.
Minamas menegaskan komitmennya untuk menjalankan praktik pengelolaan perkebunan yang berkelanjutan, bertanggung jawab, dan beretika, sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Meski secara regulasi belum memiliki kewajiban membangun kebun kemitraan (FPKMS), perusahaan tetap berinisiatif memfasilitasi pembangunan kebun kemitraan masyarakat. Di antaranya, di PT ITH seluas 293 hektare, PT TSA seluas 210 hektare, serta PT KLR yang saat ini tengah dalam proses pengembangan sekitar 300 hektare.
Baca Juga: CSR Minamas Plantation Hadirkan Solusi Nyata, Warga Desa Kapuk Kini Nikmati Air Bersih
Selain itu, perusahaan juga menjalankan berbagai kegiatan usaha produktif di sejumlah desa, seperti produksi makanan ringan di Desa Amin Jaya, peternakan di Desa Pantap, budidaya ikan di Desa Sahabu, serta perkebunan melon di Desa Batu Manangis. Program peternakan di Desa Sapiri juga tengah dalam tahap pengembangan.
Tak hanya itu, kegiatan usaha produktif lainnya berupa transportasi CPO dan TBS juga telah dijalankan di tiga perusahaan tersebut.
Sebagai bagian dari kontribusi terhadap infrastruktur, Minamas juga bertanggung jawab dalam perawatan jalan umum, yakni ruas Desa 30 Kilometer Pantap menuju Km 115 Sampit–Pangkalan Bun dengan nilai sekitar Rp1,9 miliar per tahun, serta jalan Simpang Dinamika–Sebukat sepanjang 13 kilometer dengan nilai sekitar Rp500 juta per tahun.
Perusahaan menegaskan akan terus berperan aktif dalam mendukung kegiatan yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Melalui PT TSA, PT KLR, dan PT ITH, Minamas juga secara konsisten menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program tersebut mencakup dukungan kegiatan sosial dan keagamaan, pembangunan infrastruktur desa, penyediaan air bersih, hingga pengembangan sektor pertanian dan perikanan.
Selain itu, perusahaan turut berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pelatihan guru serta penyediaan sarana dan prasarana sekolah. Sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga rutin dilakukan bersama pemangku kepentingan dan masyarakat.
“Seluruh operasional perusahaan telah mengantongi sertifikasi ISPO, RSPO, dan HACCP. Kami menempatkan kepentingan sosial, lingkungan, dan keberlanjutan sebagai prioritas utama melalui berbagai program CSR,” tambah Ondra.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Minamas Plantation menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan praktik perkebunan yang bertanggung jawab sekaligus memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat di wilayah operasionalnya. (*)