Hujan di Km 24 Jalan Kotawaringin Lama Bawa Kegembiraan Bagi Relawan

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 12:18 WIB
Relawan HKM Karya Masoraian bersuka cita menyambut hujan yang turun di Kilometer 24, jalan Kotawaringin Lama menuju Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu 26 September 2026. (ist)
Relawan HKM Karya Masoraian bersuka cita menyambut hujan yang turun di Kilometer 24, jalan Kotawaringin Lama menuju Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu 26 September 2026. (ist)   

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Hujan deras mengguyur Kilometer 24 Jalan Ahmad Shaleh, ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (27/9). Hujan yang berlangsung sekitar 30 menit itu disambut gembira para relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang selama tiga bulan terakhir berjibaku melakukan pemadaman.

Para relawan yang sebelumnya berada di dalam posko langsung berhamburan keluar dan bersorak sambil berbasah-basahan sebagai bentuk rasa syukur atas turunnya hujan.

Salah seorang relawan dari HKM Karya Masoraian, Wawan, mengatakan hujan tersebut mampu mendinginkan api yang masih berkobar. Meskipun berlangsung singkat, hujan setidaknya dapat menahan laju api yang telah mencapai Kilometer 27.

"Alhamdulillah, hujan turun setidaknya mampu menahan laju api yang saat ini sudah masuk ke kilometer 27," ujarnya.

Menurut Wawan, hujan turun tidak merata. Selain di sekitar Kilometer 24, hujan terpantau mengguyur Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada; Kecamatan Pangkalan Banteng; Kecamatan Arut Utara; dan Runtu, Kecamatan Arut Selatan (Arsel).

"Sayangnya, Kota Pangkalan Bun belum turun hujan. Di jalan Kotawaringin Lama saja hanya hujan lokal. Semoga hujan kembali turun dan memadamkan api karhutla," harapnya.

Sementara itu, warga Pangkalan Bun, Iis, berharap hujan segera mengguyur wilayah kota. Meski suara guntur dan petir terdengar bersahutan, hujan belum kunjung turun.

"Padahal guntur dan petir bersahutan, tapi hujan tidak kunjung turun. Semoga kemarau ini segera berakhir," pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
kotawaringin barat hujan