Direktur Pelindo Tekankan Kesiapan Alat Produksi dan Kekompakan Tim di Pelabuhan Bumiharjo

Heru Prayitno • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 10:33 WIB
Direktur Pengembangan Usaha Pelindo, Prasetyo saat kunjungan kerja ke Pelabuhan Bumiharjo, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, Senin (14/9/2026) (dok.pelindo)
Direktur Pengembangan Usaha Pelindo, Prasetyo saat kunjungan kerja ke Pelabuhan Bumiharjo, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, Senin (14/9/2026) (dok.pelindo)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kesiapan alat produksi dan kekompakan tim menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Direktur Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ke Pelabuhan Bumiharjo, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, Senin (14/9/2026)

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat kesiapan operasional sekaligus mendorong efektivitas dan efisiensi layanan kepelabuhanan.

Dalam kesempatan itu, jajaran Pelindo juga diingatkan agar setiap insan perusahaan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing.

Direktur Pengembangan Usaha Pelindo, Prasetyo menekankan pentingnya menjaga availability atau ketersediaan alat produksi, baik yang berkaitan dengan infrastruktur maupun suprastruktur. Kesiapan fasilitas dan peralatan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan operasional pelabuhan berjalan lancar.

“Yang penting dalam kegiatan Pelindo harus selalu fokus pada availability alat produksi, baik infra maupun supra. Selalu fokus terhadap efektivitas dan efisiensi guna memberikan layanan yang sesuai dengan what customer want, what customer need, dengan tujuan akhir peningkatan kinerja operasi dan keuangan,” ujarnya.

Menurutnya, ketersediaan fasilitas dan peralatan produksi tidak hanya berkaitan dengan kelancaran operasional, tetapi juga memberikan kepastian layanan kepada pengguna jasa. Karena itu, kesiapan alat perlu berjalan beriringan dengan proses kerja yang efektif dan efisien.

Selain kesiapan operasional, Direktur Pengembangan Usaha Pelindo juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap job description masing-masing insan Pelindo.

Setiap personel diminta memahami tugas, tanggung jawab, serta kontribusinya dalam organisasi. Namun, pemahaman terhadap tugas tersebut tidak berarti setiap individu bekerja sendiri-sendiri.

“Baca dan pahami job desc masing-masing agar kita tahu peran kita di mana. Tetapi meski punya peran masing-masing dalam bekerja, kita harus menerapkan prinsip Total Football, yaitu fleksibilitas posisi di mana kita bisa mengisi dan mengambil alih peran tanpa merusak struktur tim,” pesannya.

Prinsip Total Football tersebut digunakan untuk menggambarkan pentingnya fleksibilitas dan kesediaan saling mendukung dalam pekerjaan. Setiap personel tetap memiliki fungsi masing-masing, tetapi dituntut mampu membantu ketika menghadapi dinamika operasional di lapangan.

“Kita harus saling mengisi untuk bisa mencapai goal bersama,” tegasnya.

Kunjungan ke Pelabuhan Bumiharjo menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara jajaran manajemen dan insan Pelindo di lapangan.

Penguatan ketersediaan alat produksi, efektivitas dan efisiensi kerja, pemahaman terhadap tugas, serta kolaborasi tim diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan kepada pengguna jasa.

Semangat tersebut juga diarahkan menjadi bagian dari budaya kerja Pelindo untuk mendukung peningkatan kinerja operasional dan keuangan secara berkelanjutan. (*)

Editor : Slamet Harmoko
Pelabuhan Bumiharjo Prasetyo Direktur Pengembangan Usaha Pelindo