PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) Bambang Purwanto terus mendorong modernisasi sektor pertanian dan perikanan melalui berbagai program aspirasi untuk masyarakat.
Dukungan tersebut diwujudkan dengan penyaluran bantuan kolam bioflok untuk budi daya ikan air tawar serta alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa Traktor Roda Empat (TR 4).
Bantuan kolam bioflok disalurkan kepada Yayasan Pendidikan Islam Bataguh di Kabupaten Kapuas, Pondok Pesantren Kahayan Hilir di Kabupaten Pulang Pisau, dan KUB A'manshurin di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Sementara bantuan TR 4 diberikan kepada dua kelompok tani di Kota Palangka Raya, yakni Kerukunan Sedulur Tani (KST) di Kecamatan Jekan Raya dan Kelompok Tani Sejahtera di Kecamatan Bukit Batu.
Bambang mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong masyarakat mengembangkan usaha pertanian dan perikanan dengan dukungan teknologi yang lebih modern.
Menurutnya, modernisasi menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kalteng.
“Bantuan ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produksi. Kita ingin petani dan pembudidaya ikan semakin modern, mandiri dan tangguh,” ujar Bambang, Selasa (14/9/2026).
Ia menjelaskan, pemanfaatan teknologi seperti sistem kolam bioflok dan mekanisasi pertanian dapat meningkatkan efisiensi masyarakat dalam mengelola usaha.
Karena itu, bantuan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi sarana pendukung produksi, tetapi mampu meningkatkan hasil usaha dan berdampak pada kesejahteraan petani maupun pembudidaya ikan.
Bambang menegaskan, upaya mewujudkan kemandirian pangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, petani, kelompok tani, pembudidaya ikan, hingga lembaga pendidikan dan pesantren.
Ia berharap seluruh bantuan dapat dikelola secara optimal sehingga berkembang menjadi kegiatan produktif dan berkelanjutan, sekaligus membantu meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat ketersediaan pangan di Kalteng. (sam)
Editor : Slamet Harmoko