PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran, khususnya armada pemadam kebakaran (damkar) di setiap kecamatan. Fraksi PDIP juga meminta peningkatan distribusi air bersih bagi masyarakat yang mengalami kekurangan pasokan saat musim kemarau.
Permintaan tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Yayang Desyareni dalam pemandangan umum fraksi. Menurutnya, kesiapan kendaraan damkar penting untuk mempercepat mobilisasi dan penanganan kebakaran, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kobar.
Selain kesiapan armada, Fraksi PDI Perjuangan meminta pemerintah daerah meningkatkan pendistribusian air bersih, terutama ke kawasan permukiman yang mengalami kekurangan pasokan pada musim kemarau. Pemenuhan kebutuhan air bersih dinilai sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian pemerintah, khususnya ketika terjadi gangguan pasokan di sejumlah wilayah.
Fraksi PDI Perjuangan juga meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait berkomitmen menjalankan program yang telah disepakati dan dianggarkan bersama. Program yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD diharapkan tetap dilaksanakan sesuai ketentuan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kobar Suyanto menyampaikan terima kasih atas perhatian dan saran Fraksi PDI Perjuangan, terutama terkait kesiapan armada damkar untuk mendukung penanganan karhutla di setiap kecamatan.
Pemerintah daerah, kata Suyanto, sependapat bahwa kesiapan kendaraan dan sarana pemadaman merupakan faktor penting untuk mempercepat mobilisasi menuju lokasi kejadian, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi.
“Pemerintah juga secara berkala melakukan pengecekan dan pemeliharaan kendaraan serta peralatan penanggulangan bencana, sekaligus menginventarisasi kebutuhan berdasarkan tingkat kerawanan, kondisi wilayah, aksesibilitas, dan kemampuan penanganan yang tersedia,” jelas Suyanto.
Terkait distribusi air bersih, Pemkab Kobar menyatakan akan memberikan perhatian serius. Pemerintah daerah bersama PDAM dan instansi terkait telah mengevaluasi titik-titik permukiman yang rawan kekurangan pasokan air bersih serta meningkatkan frekuensi dan jangkauan distribusi ke wilayah terdampak.
Pemkab Kobar juga menegaskan komitmennya menjalankan program yang telah dianggarkan sesuai aturan, termasuk memperhatikan kondisi infrastruktur titian permukiman di bantaran Sungai Arut agar dapat diperbaiki dan ditingkatkan strukturnya sehingga lebih aman bagi masyarakat. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno