Tiga Rumah dan Satu Warung Sembako Hangus Terbakar

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 18:20 WIB
Si jago merah melalap rumah di Jalan Ahmad Yani, Gang Junju, RT 24, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat Senin 14 September 2026, pukul 10.20 WIB. (ist)
Si jago merah melalap rumah di Jalan Ahmad Yani, Gang Junju, RT 24, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat Senin 14 September 2026, pukul 10.20 WIB. (ist) 

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan A. Yani, Gang Junju, RT 24, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (14/9), sekitar pukul 10.20 WIB.

Dalam kejadian tersebut, tiga rumah warga dan satu warung sembako terbakar hingga mengalami kerusakan parah. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa itu. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat Dwi Agus Suhartono mengatakan, api pertama kali muncul dari rumah milik Yuliana. Saat kejadian, rumah tersebut dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang tidak berada di tempat.

“Bangunan yang berdempetan membuat kobaran api dengan sangat cepat merambat ke bangunan di sekitarnya,” katanya.

Selain rumah Yuliana, tiga bangunan lain ikut terdampak. Bangunan tersebut yakni rumah milik Mimin (Adi Wibowo), rumah almarhum Supoyo yang ditempati Sumiyati, serta rumah milik Novi (Arif Laksono) yang sekaligus digunakan sebagai warung sembako.

Setelah menerima laporan warga, tim pemadam kebakaran bergerak menuju lokasi. Dengan waktu respons sekitar lima menit sejak laporan diterima, petugas langsung melakukan pemadaman dan mengisolasi kobaran api agar tidak meluas.

Sebanyak tujuh unit armada pemadam dikerahkan, yakni Unit 015, Unit 05, Unit 04, Unit 012, Unit 013, Unit 08, dan Unit 010. Pemadaman dipimpin personel Penanganan Regu 3 dan didukung unit sarana dan prasarana Palang Merah Indonesia (PMI).

Menurut Dwi, petugas sempat menghadapi kendala dalam menjangkau titik api karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam warung sembako.

“Petugas sempat mengalami tantangan dalam menjangkau titik api karena tingginya material yang mudah terbakar di dalam bangunan warung sembako,” ungkapnya.

Meski demikian, petugas berhasil memadamkan api sebelum merembet lebih jauh ke permukiman warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, armada dan personel pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk melakukan pendinginan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
kebakaran kotawaringin barat