Peternakan Ayam di Kubu Terbakar, Ribuan Ekor Ayam Musnah

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 17:36 WIB
Kandang peternakan ayam di Jalan Darmawi, RT 06, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, terbakar, Minggu 13 September 2026, dinihari. (Ist)
Kandang peternakan ayam di Jalan Darmawi, RT 06, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, terbakar, Minggu 13 September 2026, dinihari. (Ist)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Usaha peternakan ayam di Jalan Darmawi, RT 06, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), terbakar pada Minggu (13/9) dini hari. Seluruh bangunan kandang dan ribuan ekor ayam di dalamnya musnah. 

Kebakaran diduga bersumber dari alat pemanas kandang yang menggunakan bara api. Alat tersebut digunakan karena ribuan anak ayam atau day old chick (DOC) baru tiba dan dimasukkan ke kandang sekitar dua hari sebelumnya.

Percikan api diduga dengan cepat menyambar material kandang yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar. Kobaran api kemudian membesar dan melalap seluruh bangunan.

Pemilik peternakan, Jumrita, warga RT 06 Desa Kubu, tidak mampu berbuat banyak saat melihat tempat usahanya terbakar. Api dengan cepat merambat ke seluruh area kandang.

Kasi Kesra Desa Kubu, Rabul, mengatakan warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, angin kencang dan material kayu kering membuat api sulit dikendalikan.

“Pemadaman sudah dilakukan, namun angin kencang dan material kandang peternakan ayam dari bahan yang mudah terbakar,” ujarnya.

Warga terus berupaya memadamkan sisa api agar tidak merembet ke area sekitar. Sejumlah karung pakan ayam yang disimpan terpisah juga berhasil diselamatkan warga dan petugas.

Akibat kebakaran tersebut, seluruh kandang beserta ribuan ekor ayam yang baru berusia sekitar dua hari musnah terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Rabul menyebut kerugian material yang dialami Jumrita ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
peternakan kotawaringin barat kebakaran kandang ayam