PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) mendorong optimalisasi area bongkar muat barang milik pemerintah daerah di kawasan eks Pabrik Jagung. Langkah itu dinilai dapat menjadi solusi untuk mengurangi aktivitas bongkar muat truk antar pulau di tepi jalan.
Ketua Komisi C DPRD Kobar Arief Asyrofi mengatakan, pihaknya kerap menerima keluhan dan laporan masyarakat terkait aktivitas bongkar muat truk antar pulau di tepi jalan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu pengguna jalan dan berdampak terhadap lingkungan sekitar.
“Sering kali kami menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas truk antar pulau yang melakukan bongkar muat di tepi jalan. Tentunya ini menjadi perhatian untuk dicarikan solusi,” kata Arief saat memberikan masukan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP), baru-baru ini.
Menurutnya, salah satu alternatif penyelesaian adalah mengoptimalkan area bongkar muat barang yang telah dimiliki Pemkab Kobar di kawasan eks Pabrik Jagung.
“Pemkab Kobar telah memiliki area bongkar muat barang di lokasi eks Pabrik Jagung. Area tersebut agar dapat dioptimalkan untuk mencegah aktivitas bongkar muat di tepi jalan,” tegasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kobar Rawandi mengatakan pemanfaatan area tersebut masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya kondisi jalan akses menuju lokasi yang mengalami kerusakan sehingga kurang diminati pengusaha angkutan barang.
“Area bongkar muat menjadi salah satu solusi dalam menjalankan penataan angkutan barang di wilayah Kobar. Namun, perlu dilakukan perbaikan jalan akses masuk agar dapat dioptimalkan. Selain itu, sarana dan prasarana lainnya juga diperlukan untuk mendukung aktivitas bongkar muat barang di lokasi tersebut,” jelasnya. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno