PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Jalan aspal di pesisir terpadu Bugam Raya, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat tertutup material pasir tebal. Kondisi tersebut dinilai membahayakan bagi keselamatan lalulintas.
Tebalnya material pasir yang menutup jalan di ruas Desa Kubu, Sungai Bakau dan Teluk Bogam tersebut hingga membuat aspal nyaris tidak kelihatan. Pasir tersebut terbawa angin dari pantai sekitar.
Kondisi tersebut langsung disikapi oleh Satuan Tugas (Satgas) PUPR yang langsung turun melakukan pembersihan. Hal itu sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi potensi kecelakaan lalulintas, terutama bagi pengendara kendaraan roda dua.
Kadis PUPR Kotawaringin Barat Suryadi mengatakan, tumpukan pasir yang menutup permukaan jalan aspal di ruas jalan pesisir pantai Kumai sudah cukup mengkhawatirkan.
"Tumpukan pasir di atas permukaan aspal dapat membuat jalan menjadi licin dan meningkatkan resiko ban kendaraan menjadi selip ketika melintas di jalan berpasir," ujarnya.
Menurutnya, material pasir yang tertiup angin maupun terkena gesekan roda kendaraan juga dapat menimbulkan debu yang dapat menggangu pandangan mata pengendara.
Ia menekankan bahwa ruas kubu, sungai bakau, teluk bogam merupakan akses penting bagi mobilitas masyarakat sekaligus jalur menuju kawasan wisata pesisir. Karena itu, kondisi jalan menjadi perhatian untuk mendukung keselamatan pengguna jalan.
"Kita harap warga tetap berhati-hati saat melintas, khususnya dititik yang berpotensi mengalami penumpukan pasir maupun material lainnya," pungkasnya. (tyo)