Ketua DPRD Kotawaringin Barat Duga Pertalite Dilangsir ke Luar Daerah

Syamsudin Danuri • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 19:30 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat Mulyadin
Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat Mulyadin

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Mulyadin menduga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dilangsir untuk dibawa ke luar daerah. Dugaan itu muncul di tengah masih berlangsungnya antrean BBM di sejumlah SPBU di Kobar.

Mulyadin menilai dugaan tersebut perlu ditelusuri karena Pertalite sulit ditemukan di tingkat pengecer. Sementara itu, antrean pembelian Pertalite di SPBU masih terjadi dan diduga melibatkan banyak pengetap.

“Agak aneh juga kalau kita perhatikan, antrean Pertalite terus panjang, yang diduga banyak pengetap, namun anehnya di pengecer Pertalite tidak pernah ada atau kosong. Bisa jadi ini dikirim keluar daerah,” ungkap Mulyadin.

Menurut Mulyadin, persoalan distribusi BBM perlu segera ditindaklanjuti, terlebih Kobar akan menghadapi sejumlah agenda besar, seperti Hari Ulang Tahun (HUT) Kobar dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026.

Ia mengatakan, Forkopimda bersama instansi terkait sebelumnya telah menyusun sejumlah kesepakatan untuk mengatasi persoalan distribusi BBM. Namun, pelaksanaannya dinilai belum optimal karena mempertimbangkan berbagai hal.

Salah satu langkah yang sempat diwacanakan adalah razia terhadap pengecer BBM, khususnya di wilayah Kota Pangkalan Bun. Sebelum razia dilaksanakan, DPRD Kobar akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pengecer.

“Nanti wacana kita akan kita razia hingga menyita BBM subsidi yang diecer, namun itu masih belum terlaksana dan akan kembali kita koordinasikan dengan Satgas BBM,” jelasnya.

Mulyadin juga mengingatkan pengelola SPBU, terutama operator, agar tidak terlibat dalam praktik pelangsiran atau pengetapan BBM subsidi. Jika terbukti ada operator yang menerima setoran untuk memuluskan aktivitas tersebut, ia meminta tindakan tegas diberikan kepada operator maupun SPBU yang terlibat.

“Kalau terbukti ada permainan dengan memberikan semacam setoran kepada operator untuk aktivitas pelangsiran, agar ditindak secara tegas, baik SPBU-nya maupun operatornya,” tegasnya. (sam/yit)  

 

Editor : Heru Prayitno
bbm kotawaringin barat pelangsir