Ketua DPRD Kotawaringin Barat Dampingi Gubernur Tinjau Kesiapan Penanganan Karhutla

Syamsudin Danuri • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:58 WIB
Ketua DPRD Kotawaringin Barat Mulyadin mendampingi kunjungan Gubernur Kalteng di Posko Utama Karhutla di kantor BPBD Kobar. (Syamsudin/Radar Sampit) 
Ketua DPRD Kotawaringin Barat Mulyadin mendampingi kunjungan Gubernur Kalteng di Posko Utama Karhutla di kantor BPBD Kobar. (Syamsudin/Radar Sampit) 

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Mulyadin mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran meninjau kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kobar, Rabu (26/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, logistik, serta dukungan kesehatan bagi petugas yang menangani karhutla di lapangan.

Mulyadin bersama gubernur dan Pemerintah Daerah Kobar melihat langsung kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar. Selain personel dan peralatan pemadaman, mereka meninjau fasilitas pendukung, termasuk dapur yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas.

Kesiapan tim kesehatan juga menjadi perhatian. Tim medis disiagakan untuk memberikan dukungan kesehatan kepada petugas yang bekerja di tengah kondisi panas, asap, dan medan yang sulit.

Mulyadin mengatakan kesiapan petugas harus diimbangi dengan dukungan logistik, kesehatan, dan peralatan yang memadai.

"Penanganan karhutla membutuhkan kesiapan bersama. Petugas harus didukung logistik, kesehatan, dan peralatan yang memadai agar bisa bekerja maksimal," kata Mulyadin.

DPRD Kobar, lanjut dia, siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait. Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar setiap perkembangan karhutla dapat segera direspons dan tidak meluas.

Dalam peninjauan itu, Gubernur Agustiar juga meminta percepatan pengerahan helikopter water bombing ke Kobar. Dukungan pemadaman dari udara diperlukan untuk membantu menjangkau titik api yang sulit ditangani dari darat.

Selain itu, pemerintah menyiapkan penguatan sumber air melalui pembangunan sedikitnya 10 titik sumur bor. Sarana tersebut diharapkan mempercepat pemadaman dan memudahkan petugas memperoleh pasokan air di lokasi rawan karhutla.

Mulyadin menegaskan DPRD Kobar akan terus mengawal penanganan karhutla bersama pemerintah. Ia berharap seluruh kekuatan dapat bergerak terpadu agar api segera dikendalikan, masyarakat terlindungi, dan keselamatan petugas tetap menjadi prioritas. (sam/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
dprd kotawaringin barat karhutla