Warga Candi yang Tenggelam di Sungai Arut Akhirnya Ditemukan

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:27 WIB
Tim SAR menemukan Punasah (35), warga Jalan Nangka, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, yang tenggelam di Sungai Arut, Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan, Rabu (19/8/2026). (ist) 
Tim SAR menemukan Punasah (35), warga Jalan Nangka, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, yang tenggelam di Sungai Arut, Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan, Rabu (19/8/2026). (ist) 

  

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Tim SAR gabungan menemukan Punasah (35), warga Jalan Nangka, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yang tenggelam di Sungai Arut, Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi SAR, Rabu (19/8/2026).

Koordinator Lapangan Basarnas, Mahdi, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB. Punasah ditemukan di arah hilir sungai, sekitar 1,8 kilometer dari lokasi awal terjatuh.

"Tim SAR Gabungan menemukan korban pada Rabu pukul 10.40 WIB. Posisi korban berada di arah hilir sungai, sekitar 1,8 kilometer dari lokasi awal terjatuh," kata Mahdi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, korban sedang beraktivitas di pinggir Sungai Arut sebelum diduga terpeleset, kemudian tenggelam dan terseret arus.

Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan melakukan penyisiran secara intensif di sepanjang aliran Sungai Arut untuk mencari korban.

Setelah ditemukan, korban dievakuasi dari perairan dan dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Sultan Imaduddin Pangkalan Bun untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan tersebut.

Operasi melibatkan Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun, Marnit Polairud Polda Kalteng, Polres Kobar, Polsek Arut Selatan, Koramil 1014-01/Arut Selatan, serta masyarakat sekitar dan keluarga korban.

"Dengan ditemukannya korban dan telah diserahterimakan kepada pihak rumah sakit, maka operasi SAR ini secara resmi kami tutup. Seluruh unsur kemanusiaan yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing," pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
sungai arut tenggelam