PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Nasib nahas menimpa alah seorang warga bernama Punasah (35). Dia dilaporkan hilang usai diduga tenggelam di aliran Sungai Arut, Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin 17 Agustus 2026, pukul 20.30 WIB.
Hingga Selasa 18 Agustus 2026, tim SAR gabungan masih terus berpacu dengan waktu menyisir sungai untuk menemukan korban
Insiden tersebut bermula saat korban tengah beraktivitas di pinggir Sungai Arut. Tak berselang lama, korban mendadak hilang dan diduga kuat jatuh terpeleset hingga terseret derasnya arus sungai.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu sempat melakukan pencarian mandiri menggunakan perahu seadanya. Namun, hingga Selasa siang, upaya warga tak kunjung membuahkan hasil hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Pangkalan Bun.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, membenarkan adanya laporan musibah tersebut. Pihaknya langsung bergerak cepat menerjunkan personel begitu menerima informasi dari lapangan.
"Setelah menerima laporan dari Koordinator Pos SAR Pangkalan Bun, kami langsung berkoordinasi dengan Polres Kotawaringin Barat dan segera memberangkatkan Tim Rescue ke lokasi kejadian," tegas Alit, Selasa (18/8).
Operasi SAR kali ini melibatkan kekuatan penuh dari unsur gabungan. Selain Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun, personil dari Polres Kobar, Polsek Arut Selatan, Koramil 1014-01/Arut Selatan, serta puluhan warga dan pihak keluarga korban turut diterjunkan.
Petugas melakukan penyisiran radius beberapa kilometer dari titik perkiraan korban jatuh menggunakan perahu karet dan perlengkapan water rescue.
"Pencarian masih terus dimaksimalkan dengan menyisir ceruk dan area pinggiran sungai," pungkasnya. (tyo)
Editor : Slamet Harmoko