Layanan SPBU Terhenti, Pengantre BBM Nyanyikan Indonesia Raya

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 19:17 WIB
Suasana di SPBU Bundaran Tudung Saji, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, Senin 17 Agustus 2026. (ist)
Suasana di SPBU Bundaran Tudung Saji, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, Senin 17 Agustus 2026. (ist)

  

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Layanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Bundaran Tudung Saji, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, dihentikan sementara saat pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Penghentian layanan tersebut diikuti para pengendara yang sedang mengantre. Mereka turun dari kendaraan dan berdiri tegak di samping kendaraan masing-masing untuk mengikuti penghormatan kepada bendera Merah Putih.

Suasana antrean yang semula dipenuhi suara kendaraan seketika hening. Para pengantre kemudian secara spontan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tanpa dikomando.

"Waktu pengibaran bendera, pengisian dihentikan sebentar. Kami yang antre ikut menyanyikan Indonesia Raya dan hormat kepada Merah Putih," ujar salah seorang warga yang mengantre, Romidi.

Menurut Romidi, aksi spontan tersebut menjadi wujud rasa nasionalisme masyarakat yang tetap terjaga meski sedang beraktivitas di ruang publik.

"Setelah prosesi pengibaran bendera selesai, pelayanan di SPBU kembali berjalan normal," katanya.

Pengantre lainnya, Sayi, mengatakan momen tersebut menunjukkan bahwa semangat nasionalisme masyarakat masih kuat di tengah berbagai kondisi yang terjadi saat ini.

Ia mengaku baru pertama kali merasakan semangat nasionalisme yang begitu kuat ketika bersama masyarakat menyanyikan lagu kebangsaan. Ia berharap momen tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

"Antrean di SPBU sangat rawan, dapat berubah menjadi ketegangan sewaktu-waktu. Semoga momen ini menjadi pemersatu bagi masyarakat," pungkasnya. (tyo/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
kotawaringin barat spbu hut kemerdekaan