Penerbangan Terganggu Asap, Kunjungan Wisatawan Tanjung Puting Terdampak

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:01 WIB
Wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara sedang menyaksikan orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, awal Juli 2026 lalu. (HERU PRAYITNO/RADAR SAMPIT)
Wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara sedang menyaksikan orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, awal Juli 2026 lalu. (HERU PRAYITNO/RADAR SAMPIT)

  

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai berdampak pada sektor pariwisata. Sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang hendak berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) mengalami kendala perjalanan akibat keterlambatan penerbangan.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kobar Muhammad Alwan mengatakan, kendala yang dihadapi wisatawan mancanegara saat ini berkaitan dengan ketepatan jadwal transportasi udara menuju Tanjung Puting.

"Untuk wisatawan mancanegara ada kendala delay. Tamu-tamu yang seharusnya sesuai jadwal terkendala karena asap yang semakin pekat," ujar Alwan, Selasa (11/8/2026).

Meski penerbangan sempat mengalami keterlambatan, Alwan memastikan hingga kini belum ada laporan pembatalan reservasi kunjungan dari wisatawan mancanegara.

Pemerintah daerah tetap memantau perkembangan cuaca dan jarak pandang dalam dua pekan mendatang untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya kondisi akibat kabut asap.

Kabut asap menjadi perhatian karena periode Juni hingga awal Oktober merupakan puncak musim kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanjung Puting. Wisman yang berkunjung berasal dari berbagai wilayah, di antaranya Amerika, Eropa, Amerika Latin, India, Jepang, dan Tiongkok.

Koordinasi juga dilakukan dengan Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Kobar untuk memantau pergerakan wisatawan serta jadwal penerbangan maskapai.

"Pemerintah daerah berharap titik api karhutla dapat segera dikendalikan agar arus penerbangan kembali normal dan tidak mengganggu agenda liburan para wisatawan mancanegara," pungkasnya. (tyo/yit)

 

 

 

Editor : Heru Prayitno
KABUR ASAp penerbangan kotawaringin barat tntp