PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Menghadapi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan pemeriksaan kesehatan berkala terhadap seluruh personel Satuan Tugas (Satgas) Karhutla.
Pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan hasil kolaborasi BPBD Kobar dan Dinas Kesehatan Kobar melalui tim medis Puskesmas Madurejo. Skrining kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kondisi fisik umum, konseling kesehatan, serta pemberian vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh personel.
Kepala Pelaksana BPBD Kobar, Samuel, mengatakan kesehatan fisik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penanganan karhutla di lapangan, selain kesiapan teknis dan kelengkapan peralatan.
"Personel Satgas Karhutla mengemban tugas lapangan yang berat dan berisiko tinggi. Melalui pemeriksaan berkala ini, kami memastikan seluruh anggota dalam kondisi bugar dan siap siaga," ujarnya.
Menurut Samuel, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga menjadi langkah preventif untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini sebelum personel diterjunkan ke lokasi bencana.
BPBD Kobar berharap pemeriksaan tersebut dapat menjaga kesiapsiagaan dan stamina personel di tengah meningkatnya risiko karhutla selama musim kemarau.
Selain memperkuat kesiapsiagaan internal, BPBD Kobar mengimbau masyarakat turut mencegah karhutla dengan tidak membuka atau mengolah lahan menggunakan metode pembakaran.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kemunculan titik api atau indikasi bencana kepada BPBD dan instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terpadu. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno