Aksi Kuras BBM di Area Makam Umum Viral Di Media Sosial

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Mobil berwarna hitam menjadi viral saat memindahkan BBM dari tangki mobilnya di area dalam Sekip yang dekat dengan SPBU, belum lama ini. Warga/Radar Sampit
Mobil berwarna hitam menjadi viral saat memindahkan BBM dari tangki mobilnya di area dalam Sekip yang dekat dengan SPBU, belum lama ini. Warga/Radar Sampit
 
 
PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Aksi kencing BBM di area dalam pemakaman Sekip, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat terekam kamera peziarah dan videonya menjadi viral di berbagai platform media sosial.
 
Warga mengecam tindakan pengemudi mobil yang belum diketahui identitasnya tersebut, mengingat aktivitas itu dilakukan di tengah masyarakat Pangkalan Bun yang kesulitan mendapatkan BBM.
 
Muhaimin mengatakan, ketika ia sedang ziarah, secara tidak sengaja melihat ada satu unit mobil masuk ke area makam, dan melihat, ada seseorang sedang menguras Bahan Bakar Minyak (BBM) dari tangki mobilnya.
 
"Saya saat itu hanya melihat ada aktivitas pengurasan BBM dari tangki mobil ke galon, tetapi saya tidak merekamnya, ketika viral saya baru sadar bahwa yang saya lihat sudah viral di media sosial," ujarnya, Sabtu 8 Agustus 2026.
 
Video yang beredar tersebut kemudian menjadi perhatian warga. Dalam rekaman terlihat aktivitas seseorang di kawasan makam yang diduga berkaitan dengan pemindahan BBM.
 
Lokasi kejadian yang berada tidak jauh dari SPBU turut menjadi sorotan. Apalagi, dugaan aktivitas tersebut disebut berkaitan dengan praktik 'kencing' BBM yang kerap dikaitkan dengan aktivitas pelangsiran.
 
Kapolsek Arut Selatan (Arsel) Polres Kobar AKP Retno mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait BBM.
 
"Silahkan hubungi 110 apabila ada aktivitas seperti ini, biar langsung kita amankan,"terangnya.
 
Menurut Retno, laporan masyarakat sangat diperlukan agar polisi segera mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan terhadap aktivitas yang dilaporkan.
 
Polisi juga mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan dugaan pelangsiran BBM. Masyarakat cukup melaporkan kejadian kepada petugas.
 
Laporan melalui layanan 110 akan membantu polisi merespon lebih cepat apabila aktivitas tersebut masih berlangsung di lokasi.
 
"Polisi selanjutnya akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah aktivitas yang dilakukan tersebut melanggar atau tidak," pungkasnya (tyo)
 
 
 
Editor : Slamet Harmoko
makam sekip pelangsir BBM bbm Pangkalan Bun