Dewan Sampaikan Keluhan Warga Arut Utara soal BBM

Syamsudin Danuri • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 19:17 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat dari Daerah Pemilihan III Nina Erpida. (syamsudin/radar sampit)
Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat dari Daerah Pemilihan III Nina Erpida. (syamsudin/radar sampit)

  

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Nina Erpida menyampaikan keluhan masyarakat Kecamatan Arut Utara terkait sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pertamina dan sejumlah pemangku kepentingan di DPRD Kobar, Senin (3/8).

Nina mengatakan, warga Arut Utara menjadi pihak yang paling terdampak akibat kelangkaan BBM yang terjadi di sejumlah SPBU di Kobar. Menurutnya, jika masyarakat di wilayah perkotaan sudah kesulitan mendapatkan BBM, kondisi di Arut Utara jauh lebih memprihatinkan karena keterbatasan akses sebagai wilayah terjauh dan terluar di Kobar.

"Yang di dalam kota sudah susah untuk mendapatkan BBM, kalau boleh jujur warga kami di Arut Utara justru semakin susah," ujar Nina dalam forum RDP.

Ia menjelaskan, masyarakat Arut Utara hingga kini belum memiliki kemudahan akses terhadap penyaluran BBM. Bahkan, bangunan Pertamini atau pertashop di Pangkut, menurutnya, kerap kehabisan stok sehingga warga harus mencari BBM ke lokasi yang lebih jauh dengan biaya lebih besar.

Dalam RDP tersebut, Nina meminta Pertamina memperhatikan pemerataan distribusi BBM hingga ke wilayah pedalaman. Ia menilai sistem distribusi harus berjalan sesuai regulasi agar tidak terjadi ketimpangan pasokan antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil.

Nina berharap keluhan masyarakat Arut Utara menjadi perhatian serius Pertamina dan pihak terkait. Ia juga mendorong evaluasi terhadap rantai distribusi BBM agar pasokan ke wilayah terluar lebih terjamin sehingga masyarakat tidak terus mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari. (sam/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
bbm subsidi kotawaringin barat arut utara