PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menangani ceceran solar di Jalan Iskandar, sekitar Bundaran Pancasila, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Selasa (4/8). Cairan licin ini membuat sejumlah pengendara sepeda motor terpeleset dan terjatuh saat melintas di lokasi tersebut.
Penanganan dilakukan sebagai upaya mencegah bertambahnya korban akibat kondisi jalan yang licin. Petugas membersihkan permukaan jalan dengan menyemprotkan campuran air dan deterjen untuk mengurai lapisan minyak yang menempel pada aspal sehingga jalan kembali aman dilalui kendaraan.
Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah, mengatakan penanganan tumpahan minyak memerlukan metode khusus agar tidak memperluas sebaran minyak di badan jalan.
"Penanganan tumpahan minyak tidak cukup hanya dengan menyemprotkan air biasa. Kami menggunakan campuran air dan deterjen dengan teknik penyemprotan tertentu agar minyak dapat terurai dan terangkat dari permukaan jalan. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan kondisi jalan agar aman bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, mengimbau masyarakat segera melaporkan tumpahan minyak atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Damkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi penyelamatan dan pelayanan yang mengancam keselamatan masyarakat, termasuk penanganan tumpahan minyak di jalan," katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi lokasi yang diduga licin serta segera melaporkan kejadian serupa agar dapat ditangani secepatnya.
Damkar Kobar mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat. Setelah proses penyemprotan dan pembersihan selesai, kondisi Jalan Iskandar di sekitar Bundaran Pancasila kembali aman dilalui kendaraan.
Jika diperlukan, naskah ini juga dapat disesuaikan dengan gaya penulisan media cetak, portal berita daring, atau standar redaksi tertentu. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno