Warga Resah Diteror Tawon Vespa, Damkar Kobar Lakukan Evakuasi Malam Hari

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 20:44 WIB
TAWON VESPA: Tim Animal Rescue membakar sarang tawon di pohon kelapa sawit pekarangan rumah warga RT 010, RW 003, Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (31/7/2026) malam. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
TAWON VESPA: Tim Animal Rescue membakar sarang tawon di pohon kelapa sawit pekarangan rumah warga RT 010, RW 003, Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (31/7/2026) malam. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com – Warga di Jalan Jenderal Sudirman, RT 010 RW 003, Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sempat dibuat resah oleh keberadaan sarang tawon Vespa affinis atau yang lebih dikenal sebagai tawon ndas.

Sarang berukuran besar tersebut berada di dahan pohon di sekitar permukiman sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan warga.

Karena khawatir terjadi sengatan yang dapat mengancam keselamatan, warga akhirnya melaporkan keberadaan sarang tawon tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kobar.

Baca Juga: Berebut Antrean BBM, Dua Pria di Kumai Nyaris Adu Jotos

Menerima laporan itu, tim animal rescue Damkar Kobar langsung menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan pada malam hari karena aktivitas tawon lebih rendah sehingga risiko serangan terhadap petugas maupun warga dapat diminimalkan.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah, mengatakan penanganan pada malam hari merupakan metode yang paling aman dan efektif.

"Penanganan sarang tawon ndas kami lakukan pada malam hari karena aktivitas tawon jauh berkurang sehingga tidak terlalu agresif. Cara ini dapat meminimalkan risiko sengatan terhadap petugas maupun masyarakat," ujarnya, Sabtu (1/8/2026).

Baca Juga: Warga Palangka Raya Resah! ODGJ Bawa Sajam Langsung Diamankan Polisi

Dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan peralatan khusus, petugas melakukan pengasapan sebelum mengevakuasi serta memusnahkan sarang tawon yang menempel di dahan pohon.

Fahliansyah mengimbau masyarakat agar tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri, terutama jika berukuran besar atau berada di sekitar permukiman. Menurutnya, tindakan tersebut sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan.

"Apabila menemukan sarang tawon yang berpotensi mengancam keselamatan, segera laporkan kepada Damkar. Petugas telah dibekali peralatan dan kemampuan khusus untuk melakukan penanganan secara aman," pungkasnya. (tyo/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
tawon vespa lebah evakuasi damkar pangkalan banteng