Karhutla di Kotawaringin Barat masih Terjadi Setiap Hari

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:08 WIB
uu
TRC BPBD mempersiapkan perlengkapan penanganan Karhutla di dekat permukiman warga Dusun Tatas, Kelurahan Baru, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kobar, Minggu, 2 Agustus 2026.(istimewa)

PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com-Peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) semakin tidak terbendung, setiap hari TRC BPBD Kobar menerima laporan dari masyarakat.

Selain itu, terjadi peningkatan jumlah titik kebakaran, dalam sehari personel TRC BPBD yang didukung Balakar Huma Singgah Itah, dan MPA bisa menangani pemadaman 3 sampai 5 kejadian di lokasi yang berbeda.

Anehnya, di beberapa lokasi yang sebelumnya sudah dipadamkan dan dilakukan pendinginan sehingga diyakini telah padam total, keesokan harinya menyala kembali, sehingga muncul dugaan ada unsur kesengajaan oleh oknum masyarakat.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kobar Andan Santana mengatakan, saat ini kondisi cuaca ekstrem yang panas menimbulkan dampak meningkatnya kasus Karhutla di Kobar. Namun demikian, kejadian demi kejadian dapat ditangani dengan maksimal oleh TRC BPBD Kobar yang didukung oleh unsur lainnya.

Baca Juga: Ditegur karena Polusi Usaha Pengasapan Daging Ular, Pria di Kobar Ngamuk Bawa Pisau dan Rusak Rumah Warga

"Saat ini kejadian bukan hanya di hutan yang jauh dari jangkauan, tetapi juga di kota Pangkalan Bun, bahkan dalam beberapa kasus terjadi di dekat dengan permukiman masyarakat," ungkapnya, Minggu 2 Agustus 2026.

Ia menegaskan, meski tidak sepenuhnya benar tetapi ada dugaan beberapa kasus Karhutla yang terjadi adanya unsur kesengajaan. Untuk itu, ia berharap agar masyarakat tidak membakar lahan saat membersihkan kebun maupun tidak membakar sampah.

Menurutnya, beberapa kejadian di dalam kota Pangkalan Bun terutama di area permukiman diakibatkan oleh aktifitas pembakaran sampah yang tidak dijaga sehingga merembet ke semak belukar yang mengering.

"Saat ini personel siaga penuh di Mako BPBD, dan hari ini juga terjadi Karhutla di permukiman warga di Tatas, Kelurahan Baru, kita berharap agar masyarakat waspada, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah tanpa pengawasan, dan jangan membuka lahan dengan cara di bakar," pungkasnya. (tyo/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
setiap hari TRC BPBD kasus karhutla Tak Terbendung karhutla