Bersama Membangun Budaya Keselamatan Kelistrikan di Sekitar Infrastruktur Transmisi PLN

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 20:04 WIB

 

KOMITMEN : PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP Kalbagbar 3) menyelenggarakan Edukasi K3  di Desa Purbasari, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (15/7). IST/RADAR SAMPIT
KOMITMEN : PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP Kalbagbar 3) menyelenggarakan Edukasi K3 di Desa Purbasari, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (15/7). IST/RADAR SAMPIT

 

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com – Keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi perhatian PLN sebagai penyedia listrik, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan aktivitas di sekitar infrastruktur transmisi.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP Kalbagbar 3) menyelenggarakan kegiatan Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Masyarakat bertajuk "Bersama Membangun Budaya Keselamatan Kelistrikan di Sekitar Infrastruktur Transmisi PLN" di Desa Purbasari, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (15/7).

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat Desa Purbasari dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas di sekitar jaringan transmisi serta membangun budaya sadar keselamatan di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Mendorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Bumitama Raih Medbun Awards 2026

Materi edukasi meliputi pengenalan fungsi infrastruktur transmisi, potensi bahaya kelistrikan, batas aman beraktivitas di sekitar Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), larangan melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keandalan jaringan, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila masyarakat menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun keandalan sistem kelistrikan.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap masyarakat semakin memahami pentingnya budaya keselamatan kelistrikan, mampu mengenali potensi bahaya di sekitar jaringan transmisi, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan infrastruktur ketenagalistrikan demi terciptanya pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan.

Manager PLN UPP Kalbagbar 3, Muhamad Indra Firdaus, mengatakan bahwa keberhasilan menjaga keandalan pasokan listrik tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang memahami pentingnya keselamatan di sekitar infrastruktur ketenagalistrikan.

"Melalui edukasi ini, kami ingin mengajak masyarakat menjadi bagian dari budaya keselamatan kelistrikan. Dengan memahami potensi risiko dan menjaga aktivitas di sekitar jaringan transmisi, masyarakat turut berkontribusi menjaga keselamatan bersama sekaligus keandalan pasokan listrik," ujar Indra.

Baca Juga: SPPG Seruyan Hilir Investigasi Dugaan Keracunan MBG, Laporan Pertama Berasal dari SMPN 1 Kuala Pembuang

Kepala Desa Purbasari Edi Mudianto mengapresiasi pelaksanaan edukasi yang dinilai memberikan pengetahuan praktis bagi masyarakat. "Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan di sekitar infrastruktur transmisi PLN sehingga dapat beraktivitas dengan aman dan ikut menjaga aset kelistrikan yang melayani kebutuhan masyarakat," katanya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat Susilo menegaskan, keselamatan merupakan budaya yang harus dibangun melalui kolaborasi antara PLN dan masyarakat.

"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Melalui edukasi seperti ini, PLN ingin membangun kesadaran bahwa menjaga keselamatan di sekitar infrastruktur transmisi berarti turut menjaga keandalan listrik yang menjadi kebutuhan masyarakat," tutur Susilo. (daq/yit)

 

Editor : Farid Mahliyannor
UIP KLB UPP KALBAGBAR 3 k3 PT PLN Persero energi