Warga Kumpai Batu Bawah Sampaikan Beragam Aspirasi, Mulai dari Infrastruktur hingga Persoalan BBM

Syamsudin Danuri • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 04:00 WIB
Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Kobar I melaksanakan reses ke Desa Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan. (SYAMSUDIN/RADAR SAMPIT) 
Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Kobar I melaksanakan reses ke Desa Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan. (SYAMSUDIN/RADAR SAMPIT) 

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Beragam aspirasi masyarakat disampaikan dalam kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Daerah Pemilihan (Dapil) I di Desa Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan, Kamis (23/7/2026). Aspirasi yang disampaikan meliputi pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM), hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Reses dihadiri Ketua DPRD Kobar Mulyadin bersama anggota DPRD Dapil I, yakni Ali Rahmat, Reformas Agung Gumelar, Abdul Rohman, Hj. Yayang, M. Yasir Fajar Afrizal, dan Ade Rido Hadi. Kegiatan berlangsung dalam bentuk dialog terbuka yang diikuti tokoh masyarakat, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para ketua RT, dan warga.

Salah satu usulan yang menjadi perhatian warga ialah normalisasi sungai primer dan sekunder. Menurut warga, pengerukan sungai diperlukan untuk mengurangi risiko banjir serta memperlancar aliran air menuju permukiman dan lahan pertanian.

Warga juga mengusulkan perbaikan jembatan kayu yang menjadi akses utama menuju Desa Kumpai Batu Atas karena kondisinya mulai rusak dan dinilai membahayakan pengguna. Selain itu, masyarakat meminta penimbunan Jalan Urip Sukmoharjo yang merupakan jalur vital bagi aktivitas sehari-hari.

Ketua BPD turut mengusulkan perbaikan tanggul guna mencegah kerusakan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Di sektor ekonomi, warga berharap adanya bantuan tenda bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendukung kegiatan usaha maupun kegiatan sosial di desa.

Selain infrastruktur dan ekonomi, masyarakat menyoroti distribusi BBM yang dinilai belum stabil. Warga berharap pasokan BBM di wilayah Kotawaringin Barat kembali normal agar tidak menghambat aktivitas masyarakat. Mereka juga meminta pemerintah meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan karhutla mengingat wilayah tersebut rawan kebakaran pada musim kemarau.

Anggota DPRD Kobar, H. Ali Rahmat, mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan akan dihimpun sebagai pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat.

"Reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan kami perjuangkan agar dapat masuk dalam program pembangunan daerah. Tadi masyarakat juga menyampaikan usulan normalisasi sungai, perbaikan jembatan, penimbunan jalan, perbaikan tanggul, bantuan tenda UMKM, kelancaran distribusi BBM, hingga penanganan karhutla," ujar Ali Rahmat.

Ia menambahkan, DPRD berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. (sam/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
dprd kotawaringin barat reses