Dalam Sehari, Kobar Digempur 3 Karhutla, BPBD Kewalahan Bagi Personel

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:58 WIB
Penanganan Karhutla di kilometer 2, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Baru, Kecamatan Arsel, Sabtu 18 Juli 2026. (BPBD Kobar)
Penanganan Karhutla di kilometer 2, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Baru, Kecamatan Arsel, Sabtu 18 Juli 2026. (BPBD Kobar)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Dalam sehari, Sabtu (18/7), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar harus menangani tiga titik kebakaran yang terjadi di lokasi berbeda, sehingga personel terpaksa dibagi untuk mengendalikan api.

Tiga lokasi kebakaran tersebut berada di kawasan Sungai Baru, Desa Natai Baru, Kelurahan Baru Kilometer 2 Jalan Ahmad Yani, serta Desa Kubu, Kecamatan Kumai.

Kebakaran di Kilometer 2 Jalan Ahmad Yani berhasil dipadamkan, sementara api di Desa Kubu masih ditangani tim gabungan BPBD, Manggala Agni, dan unsur terkait. Adapun kebakaran di Sungai Baru menjadi tantangan tersendiri karena lokasi sulit dijangkau melalui jalur darat.

Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran di Kilometer 2 Jalan Ahmad Yani terjadi di dekat permukiman warga. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merambat ke semak belukar kering.

BPBD Kobar mulai melakukan penanganan sekitar pukul 13.27 WIB dengan mengerahkan satu unit mobil tangki water supply beserta personel. Saat tiba di lokasi, api telah membakar lahan semi gambut sehingga petugas langsung melakukan pemadaman intensif.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Andan Santana, mengatakan kondisi cuaca yang panas disertai angin kencang mempercepat penyebaran api.

"Dugaan sementara kebakaran dipicu aktivitas warga yang membakar sampah. Karena cuaca panas dan angin cukup kencang, api dengan cepat merambat ke lahan kering hingga menyebabkan kebakaran," ujarnya.

Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.48 WIB sebelum menjalar ke rumah-rumah warga. Selanjutnya, tim melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Hasil pendataan menunjukkan luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut mencapai sekitar 0,25 hektare.

Andan menjelaskan, pada hari yang sama BPBD juga menangani dua kebakaran lainnya. Karhutla di Kampung Baru telah berhasil dipadamkan, sedangkan kebakaran di Desa Kubu masih dalam proses penanganan oleh petugas di lapangan.

Sementara itu, penanganan kebakaran di Sungai Baru terkendala akses menuju lokasi yang sulit dilalui kendaraan sehingga mobilisasi personel dan peralatan membutuhkan waktu lebih lama.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan ataupun membakar sampah sembarangan, terutama saat musim kemarau. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar," pungkasnya. (tyo/sla)

Editor : Slamet Harmoko
karhutla kobar bpbd kobar Pangkalan Bun