Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Biawak Berkalung Gegerkan Pedagang Pasar Indra Sari Pangkalan Bun  

Koko Sulistyo • Minggu, 12 Juli 2026 | 18:40 WIB
Biawak muncul di blok J Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kobar, Minggu 12 Juli 2026. (IST)
Biawak muncul di blok J Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kobar, Minggu 12 Juli 2026. (IST)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Pedagang di Blok J Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, digegerkan oleh kemunculan seekor biawak berukuran jumbo pada Minggu (12/7/2026).

Biawak tersebut diduga mencari makan dari sisa ikan yang dibuang pedagang. Hewan itu juga terlihat mengenakan kalung berwarna hitam yang diduga menjadi penanda bahwa biawak tersebut merupakan hewan peliharaan.

Kemunculan biawak sempat membuat pedagang panik. Mereka awalnya mengira hewan tersebut adalah buaya karena Pasar Indra Sari berada di tepi bantaran Sungai Arut. Setelah diamati lebih saksama, hewan itu dipastikan merupakan seekor biawak.

Salah seorang pedagang ikan di Blok J, Ukar, mengaku baru pertama kali melihat biawak dengan ukuran sebesar itu. Menurutnya, biawak yang biasa muncul di bawah kolong lapak pedagang ikan umumnya berukuran lebih kecil.

"Kalau yang ini besar sekali. Awalnya kaget dan kami kira buaya. Setelah dilihat saksama, ternyata biawak," ujarnya.

Ukar menduga biawak tersebut sedang kelaparan karena aroma amis ikan di sekitar pasar cukup menyengat. Setelah sempat direkam, biawak itu masuk ke semak belukar di bawah pasar.

"Sepertinya lapar dan mencari makan. Setelah direkam langsung masuk ke semak belukar. Mungkin juga peliharaan karena kulit biawaknya bersih dan ada kalung di lehernya," katanya.

Pedagang lainnya, Asmini, menduga biawak tersebut sedang hamil karena ukuran perutnya sangat besar sehingga tampak kesulitan saat berjalan.

Meski demikian, para pedagang memilih membiarkan biawak tersebut karena tidak mengganggu maupun membahayakan.

"Dibiarkan saja. Siapa tahu peliharaan orang dan tidak membahayakan pedagang karena posisinya di tanah dan muncul hanya mencari makan," pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#biawak #Pasar Indra Sari #satwa liar