PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menangani tiga kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam satu hari di wilayah Kobar. Seluruh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama relawan dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Tiga titik kebakaran tersebut berada di dua lokasi di Desa Kubu, Kecamatan Kumai, yakni di kawasan jalan hauling eks pertambangan PT SMJ dan bekas area pertambangan di RT 09 Sungai Ayam. Satu titik lainnya berada di RT 09, Desa Kumpai Batu Bawah (KBB), Kecamatan Arut Selatan.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kobar, Andan Santana, mengatakan munculnya tiga titik api secara bersamaan membuat BPBD membagi personel menjadi tiga tim agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal.
"Terjadinya tiga kejadian kebakaran hutan dalam waktu bersamaan membuat kami membagi tiga tim agar penanganan berjalan maksimal," ujarnya.
TRC BPBD bersama Relawan Huma Singgah Itah Mendawai dan Masyarakat Peduli Api setempat harus bekerja ekstra keras, terutama di Desa Kubu. Tim menghadapi medan yang sulit karena lokasi kebakaran jauh dari akses jalan, minim sumber air, serta angin bertiup cukup kencang.
Selain itu, struktur lahan gambut turut menyulitkan proses pemadaman. Dari sekitar 3 hektare lahan yang terbakar, hingga sore hari tim berhasil memadamkan api di area seluas sekitar 1,5 hektare.
"Akses yang terbatas membuat tim harus menarik selang cukup jauh. Namun, tim gabungan, termasuk Manggala Agni, dapat bekerja sama dengan baik dalam melakukan pemadaman," katanya.
Sementara itu, kebakaran di Desa Kumpai Batu Bawah berhasil dipadamkan. Vegetasi yang terbakar berupa semak belukar dan ilalang di lahan gambut tipis. Luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut mencapai sekitar 0,5 hektare.
Hingga saat ini, penyebab ketiga kejadian karhutla tersebut belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.
Andan mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar mengingat kondisi cuaca yang sedang panas. BPBD juga akan terus melakukan pemantauan di lokasi kebakaran untuk mencegah munculnya titik api kembali.
Jika diinginkan, saya juga dapat menyesuaikan naskah ini dengan gaya bahasa media cetak, portal berita daring, atau format rilis pers. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno