PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menunjukkan tren meningkat dalam sebulan terakhir. Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat mencatat 83 kasus DBD yang tersebar di lima kecamatan.
Kecamatan Arut Selatan menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak, yakni 51 kasus. Selanjutnya, Kecamatan Kumai 15 kasus, Kotawaringin Lama 8 kasus, Pangkalan Banteng 7 kasus, dan Pangkalan Lada 2 kasus. Sementara itu, hingga kini Kecamatan Arut Utara belum ditemukan kasus DBD.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Hardino, mengatakan kondisi cuaca saat ini mendukung perkembangan nyamuk Aedes aegypti. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman DBD.
"Kepada masyarakat, tetap terapkan pola hidup sehat dan aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing," ujarnya, Rabu (9/7).
Menurut Hardino, pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk memutus rantai penularan DBD. Masyarakat diimbau tidak menunggu ada anggota keluarga yang sakit untuk mulai membersihkan lingkungan.
Ia menegaskan, fogging atau pengasapan bukan solusi utama dalam memberantas nyamuk Aedes aegypti. Upaya yang lebih efektif adalah pemberantasan sarang nyamuk dengan menghilangkan tempat berkembang biaknya.
Hardino mengimbau masyarakat menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat wadah penampungan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air. Langkah tersebut dapat dilengkapi dengan penggunaan obat antinyamuk, pemasangan kawat kasa, dan penaburan larvasida bila diperlukan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi selama dua hingga tiga hari yang disertai nyeri otot, sakit kepala, mual, atau muncul bintik merah pada kulit. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kondisi pasien memburuk.
"Apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, mual, serta muncul bintik merah, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno