Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Harga Cabai hingga Minyak Goreng di Pangkalan Bun Mulai Stabil

Koko Sulistyo • Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB
Ilustrasi cabai. (Dok. Oes/Radar Sampit)
Ilustrasi cabai. (Dok. Oes/Radar Sampit)

 

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mengalami penurunan pada pekan keempat Juni 2026.

Kondisi tersebut menunjukkan pasokan barang masih mencukupi sehingga harga di pasaran tetap terkendali.

Berdasarkan analisis Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kobar, komoditas yang mengalami penurunan harga meliputi cabai rawit hijau, bawang merah, minyak goreng Bimoli kemasan 1 liter, dan tepung terigu Segitiga Biru.

Baca Juga: 75 Personel Polres Kotim dan Brimob Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolres!

Cabai rawit hijau menjadi komoditas dengan penurunan tertinggi. Harganya turun dari Rp100 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram atau sekitar 6 persen.

Sementara bawang merah turun sekitar 3,64 persen, minyak goreng Bimoli kemasan 1 liter turun 4,73 persen menjadi Rp22.300 per botol, sedangkan tepung terigu Segitiga Biru turun tipis menjadi Rp12.300 per kilogram.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kobar, Muhammad Suhendra, mengatakan secara umum perkembangan harga kebutuhan pokok pada pekan keempat Juni masih stabil dan terkendali.

Baca Juga: Cath Lab Pangkas Waktu Rujukan! Layanan Jantung RSUD dr Murjani Hemat Biaya Warga Kotim

"Penurunan harga pada beberapa komoditas menunjukkan pasokan di tingkat distribusi cukup baik. Kami akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pelaku usaha agar harga tetap terjangkau dan ketersediaan barang terjaga," ujarnya.

Di sisi lain, mayoritas komoditas strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng curah, daging, telur, hingga berbagai jenis ikan segar masih bertahan pada harga normal.

Sementara itu, Dinas Pertanian Kobar juga terus melakukan survei harga komoditas hortikultura di Pasar Indra Sari, Pangkalan Bun. Data tersebut menjadi acuan bagi petani dalam merencanakan produksi dan pemasaran hasil panen, sekaligus membantu pemerintah menjaga stabilitas pasokan pangan daerah. (tyo/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#bahan pangan #kobar #kabar pasar #cabai #minyak goreng