Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ganjal Ban Terlepas, Pikap Bermuatan Ulin Nyebur ke Sungai  

Koko Sulistyo • Kamis, 25 Juni 2026 | 09:16 WIB
Mobil pick up bermuatan ulin tercebur ke Sungai Arut di Pelabuhan Batu, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu 24 Juni 2026. (ist)
Mobil pick up bermuatan ulin tercebur ke Sungai Arut di Pelabuhan Batu, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu 24 Juni 2026. (ist)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Sebuah mobil pikap bermuatan kayu ulin mengalami kecelakaan tunggal dengan terjun ke Sungai Arut di Pelabuhan Batu, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 05.10 WIB.

Insiden terjadi saat kendaraan sedang memuat kayu ulin. Diduga, ganjal ban yang dipasang tidak mampu menahan beban kendaraan sehingga terlepas ketika muatan hampir penuh. Akibatnya, pikap meluncur ke sungai hingga hanya menyisakan bagian ujung kabin yang terlihat di permukaan air.

Sopir pikap, Heri, saat itu sedang tertidur di belakang kemudi sambil menunggu proses pemuatan selesai. Ia baru tersadar ketika air hampir memenuhi kabin depan. Beruntung, kaca samping kendaraan dalam keadaan terbuka sehingga ia berhasil menyelamatkan diri dan keluar dari dalam mobil tanpa mengalami luka.

Menurut keterangan rekan sesama sopir pikap, Bambang, sebelum pemuatan dimulai Heri telah meminta buruh bongkar muat untuk memasang ganjal ban karena posisi jalan cukup curam.

“Pada saat itu sopir sudah meminta kawannya untuk mengganjal ban mobil. Kemungkinan ganjal yang digunakan terlalu kecil sehingga saat muatan hampir penuh dan beban bertambah berat, ganjal terlepas dan mobil langsung meluncur ke sungai,” ujar Bambang.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 100 keping kayu ulin yang menjadi muatan kendaraan tumpah ke sungai. Jika tidak berhasil ditemukan, kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah, belum termasuk biaya perbaikan kendaraan akibat mesin yang terendam air.

Proses evakuasi kendaraan berlangsung cukup sulit karena posisi mobil berada di dalam sungai. Kendaraan akhirnya berhasil ditarik ke darat menggunakan truk.

“Ditarik dengan truk, dan sekarang mobil sudah berhasil dinaikkan. Alhamdulillah tidak ada korban luka dalam peristiwa ini,” kata Bambang. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#kotawaringin barat #kecelakaan air