Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

DPRD Kotawaringin Barat Soroti Kendala Sistem Penerimaan Siswa Baru

Syamsudin Danuri • Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB
Ketua Komisi A DPRD Kotawaringin Barat, Muhammad Isro Wahyudin bersama anggota Yayang Desyareni saat meninjau SPMB ke SDN 1 Sidorejo. (SYAMSUDIN/RADAR SAMPIT) 
Ketua Komisi A DPRD Kotawaringin Barat, Muhammad Isro Wahyudin bersama anggota Yayang Desyareni saat meninjau SPMB ke SDN 1 Sidorejo. (SYAMSUDIN/RADAR SAMPIT) 

    

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Komisi A DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan monitoring pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SDN 1 Sidorejo, Pangkalan Bun, Selasa (23/6). Monitoring dilakukan untuk memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan lancar sekaligus mengidentifikasi kendala yang terjadi di lapangan.

Ketua Komisi A DPRD Kobar Muhammad Isro Wahyudin mengatakan, pihaknya berkomunikasi dengan pihak sekolah dan meninjau langsung mekanisme penerimaan siswa. Dari hasil pemantauan, ditemukan kendala pada sistem penilaian aplikasi SPMB yang dinilai lebih memprioritaskan faktor usia dibandingkan domisili calon siswa.

Menurut Wahyudin, data domisili pendaftar memang tercantum dalam aplikasi, tetapi tidak memiliki bobot penilaian yang signifikan. Akibatnya, sistem lebih banyak memprioritaskan usia calon siswa sehingga beberapa anak yang tinggal dekat sekolah tidak diterima karena kalah dalam perhitungan sistem.

“Ini menjadi bahan evaluasi dan masukan. Kami mendengar secara langsung bahwa pihak sekolah juga menunjukkan bagaimana pelaksanaan SPMB tahun ini, termasuk berbagai kendala yang dihadapi,” ujar Wahyudin saat meninjau pelaksanaan SPMB di SDN 1 Sidorejo.

Ia menilai sistem berbasis aplikasi memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, menurutnya, jangan sampai ada anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan akibat persoalan teknis dalam pelaksanaan SPMB.

Wahyudin menyebut berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kapasitas sekolah di Kotawaringin Barat masih mencukupi untuk menampung seluruh calon peserta didik.

Ia juga mengimbau orang tua yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran agar segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan berupaya memberikan solusi agar seluruh anak tetap dapat bersekolah.

Komisi A DPRD Kobar memastikan akan terus memantau seluruh tahapan SPMB hingga selesai. Pemantauan tersebut dilakukan seiring upaya pemerataan kualitas tenaga pendidik serta sarana dan prasarana pendidikan di seluruh sekolah di Kotawaringin Barat. (sam/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#dprd kotawaringin barat #spmb