Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Wakil Ketua I DPRD Kobar Sebut Program MBG Perlu Evaluasi agar Berjalan Optimal

Syamsudin Danuri • Selasa, 23 Juni 2026 | 04:00 WIB
Penyaluran MBG di salah satu satuan pendidikan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. (Akbar/Radar Sampit)
Penyaluran MBG di salah satu satuan pendidikan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. (Akbar/Radar Sampit)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) H. Rudi Imam Gunawan meminta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan karena dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Namun, program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto itu perlu dievaluasi agar pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran.

Rudi mengatakan MBG merupakan program strategis yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil. Karena itu, DPRD Kobar mendukung keberlanjutan program tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia.

“Program MBG ini bertujuan baik dalam rangka pemenuhan gizi bagi anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil. Kami mendukung penuh agar program ini tetap berjalan, tetapi dengan beberapa evaluasi demi tercapainya cita-cita mulia program prioritas Presiden Republik Indonesia,” ujar Rudi, Senin (22/6/2026).

Menurut politisi Partai Golkar itu, salah satu aspek yang perlu dievaluasi adalah sistem pendistribusian makanan agar lebih tepat sasaran. Ia menyebut Badan Gizi Nasional juga telah melakukan evaluasi terhadap penerima manfaat program MBG.

Selain distribusi, peningkatan mutu makanan dan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat juga perlu menjadi perhatian. Pemerintah, kata dia, dapat belajar dari daerah-daerah yang telah berhasil menerapkan penyajian menu sesuai standar yang ditetapkan.

Rudi juga menekankan pentingnya pemerataan distribusi hingga ke desa-desa terpencil agar seluruh masyarakat yang berhak menerima manfaat program tersebut.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh pihak yang terlibat, khususnya pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menjalankan tugas secara profesional serta memastikan distribusi makanan tidak mengalami keterlambatan.

Ia juga mendukung wacana pengelolaan MBG melalui kantin sekolah, terutama bagi sekolah yang memiliki jumlah siswa di bawah 100 orang. Menurutnya, pelibatan kantin sekolah dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sekaligus memastikan manfaat MBG diterima masyarakat secara maksimal. (sam/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#dprd kotawaringin barat #Mbg