PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Sekitar satu hektare lahan kosong di Kilometer 10, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), terbakar pada Sabtu (20/6).
Kebakaran terjadi di lahan yang berada dekat permukiman warga. Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar yang menerima laporan segera menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit water supply untuk melakukan pemadaman.
Selain BPBD Kobar, upaya pemadaman juga melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) Tabur Kelurahan Baru, Balakar Huma Singgah Itah Mendawai, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kobar Andan Santana mengatakan, kebakaran diduga dipicu faktor kesengajaan terkait pembukaan lahan perkebunan pribadi. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya bekas pembersihan lahan yang ditumpuk di beberapa titik.
“Indikasinya karena faktor kesengajaan, karena ada simpukan. Namun, api kemudian merembet ke semak belukar dan kawasan hutan di sekitar area yang terbakar. Selain itu, lokasi kebakaran juga berada dekat permukiman masyarakat,” ujarnya.
Menurut Andan, api dari lahan yang baru dibuka tersebut merembet ke vegetasi di sekeliling area sehingga memperluas wilayah yang terbakar.
Dalam penanganan kebakaran, petugas menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air. Karena itu, tim mengandalkan pasokan air yang dibawa menggunakan kendaraan water supply milik BPBD.
Peralatan yang digunakan dalam operasi pemadaman antara lain dua unit water supply, selang, nosel, dan beberapa mesin pemadam kebakaran portabel.
Andan mengimbau masyarakat tidak membakar sisa pembersihan lahan meskipun curah hujan masih cukup sering terjadi.
“Kami berharap warga tidak membakar bekas pembersihan lahan. Dampaknya bisa fatal serta berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno