PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com - Harga cabai merah besar, kelompok bawang dan daging sapi mengalami penurunan pada Minggu ke dua bulan Juni 2026. Namun demikian secara keseluruhan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat masih dalam kondisi stabil.
Berdasarkan hasil pemantauan harian, Disperindagkop UKM Kobar menunjukkan kecenderungan penurunan harga adalah cabai merah besar dan bawang merah.
Harga cabai merah besar bergerak fluktuatif dari Rp100.000 per kilogram pada awal minggu, menurun menjadi Rp80.000 per kilogram pada akhir minggu dengan koefisien variasi sebesar 11,11 persen.
Baca Juga: Pengawasan LPG dan MinyaKita Diperketat untuk Cegah Penyelewengan
Sementara itu, harga bawang merah turun dari Rp60.000 menjadi Rp55.000 per kilogram pada akhir periode pengamatan.
Adapun cabai merah keriting tetap stabil pada Rp80.000 per kilogram, cabai rawit hijau bertahan pada Rp100.000 per kilogram, cabai rawit merah stabil pada Rp80.000 per kilogram, bawang putih berada pada Rp45.000 per kilogram, serta daging ayam ras tetap pada Rp38.000 per kilogram.
Untuk diketahui bahwa pada minggu pertama Juni 2026, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Cabai merah besar tercatat naik sebesar 2,86 persen, bawang merah meningkat 14,00 persen, bawang putih naik 12,50 persen, dan daging sapi (Has) mengalami kenaikan sebesar 6,25 persen dari minggu sebelumnya.
Baca Juga: Distribusi MinyaKita di Kotim Akan Dievaluasi, Ini Langkah Pemkab
Di sisi lain, cabai rawit merah menjadi satu-satunya komoditas yang mengalami penurunan harga dengan persentase sebesar 11,11 persen dibandingkan rata-rata harga minggu pertama Juni 2026.
Sementara secara keseluruhan, hasil pemantauan menunjukkan bahwa pergerakan harga pada minggu kedua Juni masih didominasi oleh fluktuasi pada komoditas hortikultura, sementara komoditas pangan utama lainnya relatif stabil.
Kondisi tersebut mengindikasikan distribusi dan ketersediaan barang pokok di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat masih berjalan dengan baik sehingga belum menimbulkan tekanan harga yang signifikan di tingkat konsumen.
Baca Juga: Gandeng Kreator Lokal, Pemkab Kotim Optimalkan Promosi Budaya dan Informasi Daerah
Kepala Disperindagkop UKM Kobar melalui Plt Kabid Perdagangan, Muhammad Suhendra, menyampaikan bahwa pemantauan harga dan ketersediaan barang pokok akan terus dilakukan secara rutin untuk menjaga stabilitas pasar.
“Pergerakan harga pada minggu kedua Juni 2026 masih dalam kondisi yang dapat dikendalikan. Fluktuasi yang terjadi pada komoditas cabai, bawang, dan daging sapi akan terus kami pantau bersama pelaku distribusi dan para pedagang agar pasokan tetap terjaga serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” terangnya. (tyo/fm)
Editor : Farid Mahliyannor