PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) meluncurkan program Jaga Banua (Jaringan Gerakan Aman Banua) untuk memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan, lahan, dan permukiman. Program tersebut diluncurkan di halaman Gedung Serbaguna Balai Bahaum, Kelurahan Baru, Rabu (10/6).
Bupati Kobar, Nurhidayah, mengatakan program Jaga Banua merupakan langkah strategis yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun budaya siaga terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau.
Menurutnya, keberhasilan pencegahan dan penanggulangan kebakaran tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan petugas di lapangan. Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mendeteksi dan mencegah kebakaran sejak dini.
“Pencegahan adalah kunci utama. Melalui Jaga Banua, kami ingin membangun kesadaran dan kepedulian bersama agar seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran,” ujarnya.
Melalui program ini, masyarakat didorong untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan serta pelaporan dini apabila terjadi potensi kebakaran. Program Jaga Banua juga diharapkan dapat memperkuat jaringan komunikasi dan koordinasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam penanganan kebakaran.
Selain meningkatkan kesadaran masyarakat, program yang mengusung tagline “Siaga Bersama Banua Bebas Kebakaran” tersebut dirancang untuk mempercepat respons terhadap laporan kejadian kebakaran di berbagai wilayah Kobar. Dengan partisipasi aktif warga, potensi kebakaran diharapkan dapat segera terdeteksi dan ditangani sebelum meluas serta menimbulkan dampak yang lebih besar.
Nurhidayah menegaskan bahwa menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung dan menyukseskan program Jaga Banua guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kebakaran. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno