Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

245 Siswa PSHT Kobar Ikuti Uji Kelayakan Calon Warga

Syamsudin Danuri • Senin, 8 Juni 2026 | 11:58 WIB
Sebanyak 245 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kotawaringin Barat, Pusat Madiun mengikuti uji kelayakan calon warga yang digelar di Padepokan Sekar Tunjung Madya, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kilometer 13, Pangkalan Bun.
Sebanyak 245 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kotawaringin Barat, Pusat Madiun mengikuti uji kelayakan calon warga yang digelar di Padepokan Sekar Tunjung Madya, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kilometer 13, Pangkalan Bun.
 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 245 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kotawaringin Barat, Pusat Madiun mengikuti uji kelayakan calon warga yang digelar di Padepokan Sekar Tunjung Madya, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kilometer 13, Pangkalan Bun.

Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting bagi para siswa sebelum melangkah ke jenjang berikutnya sebagai warga PSHT.

Ketua PSHT Cabang Kotawaringin Barat-Pusat Madiun, Rudolf Dita, mengatakan uji kelayakan ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan para siswa, khususnya siswa sabuk putih, terhadap materi yang telah diberikan selama masa latihan.

Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kemampuan senam, jurus, hingga pemahaman ke-SH-an.

Menurut Rudolf, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai ranting PSHT yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat. Mereka dikumpulkan dalam satu lokasi untuk menjalani proses penilaian secara serentak dan terukur.

“Tahun ini sebanyak 245 siswa mengikuti uji kelayakan. Dari jumlah tersebut berasal dari ranting-ranting yang ada di Kobar dan berkumpul menjadi satu di sini,” ujar Rudolf saat memberikan keterangan di sela kegiatan.

Ia menegaskan bahwa uji kelayakan bukan sekadar mengukur kemampuan teknik pencak silat, tetapi juga untuk melihat kesiapan mental, kedisiplinan, serta pemahaman peserta terhadap nilai-nilai yang diajarkan dalam organisasi.

Dengan demikian, calon warga yang dinyatakan lulus diharapkan benar-benar memiliki kualitas yang baik.

Rudolf berharap melalui proses uji kelayakan tersebut akan lahir calon warga PSHT yang mampu menjaga nama baik organisasi dan mengamalkan ajaran yang diwariskan para pendahulu.

Ia menekankan bahwa PSHT selalu mengedepankan nilai budi luhur, mengetahui mana yang benar dan salah, sehingga setiap warga dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat. (sam)

Editor : Slamet Harmoko
#PSHT Kobar #warga PSHT #uji kelayakan #Pangkalan Bun