Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pemkab Kotawaringin Barat Optimalkan PAD dan Pemanfaatan Aset Daerah

Syamsudin Danuri • Senin, 8 Juni 2026 | 09:34 WIB
Wakil Bupati Kotawaringin Barat usai sidang paripurna di Gedung DPRD Kobar. (SYAMSUDIN/RADAR SAMPIT)
Wakil Bupati Kotawaringin Barat usai sidang paripurna di Gedung DPRD Kobar. (SYAMSUDIN/RADAR SAMPIT)

  

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dan pemanfaatan aset daerah guna memperkuat kemandirian fiskal. Upaya tersebut disampaikan Wakil Bupati Kobar Suyanto dalam rapat paripurna DPRD Kotawaringin Barat, Kamis (4/6), saat menanggapi pandangan fraksi-fraksi DPRD.

Suyanto mengatakan, optimalisasi PAD dilakukan melalui berbagai langkah yang dijalankan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), antara lain digitalisasi layanan, pemutakhiran data potensi pajak dan retribusi, serta pendekatan edukatif dan persuasif kepada wajib pajak. Menurutnya, langkah tersebut difokuskan pada penggalian potensi yang sudah ada tanpa menambah beban bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Selain itu, pemerintah daerah mendorong kebijakan yang mendukung investasi dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbagai insentif pada sektor strategis diharapkan dapat memperkuat basis pendapatan daerah secara berkelanjutan sekaligus menjaga daya saing ekonomi daerah.

Untuk memperkuat kemandirian fiskal, Pemkab Kobar juga melakukan diversifikasi sumber pendapatan melalui pemanfaatan aset daerah yang belum produktif, peningkatan kinerja badan usaha milik daerah (BUMD), pengembangan sektor strategis, serta penjajakan sumber pendapatan inovatif berbasis ekonomi hijau.

Saat ini, pemerintah daerah tengah menyempurnakan regulasi dan memetakan aset guna mendorong pemanfaatan aset tidak produktif melalui skema sewa, kerja sama pemanfaatan, maupun bentuk kerja sama lain yang memberikan nilai tambah bagi daerah.

Peningkatan kinerja BUMD juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Perbaikan tata kelola, peningkatan efisiensi, dan evaluasi berkala dilakukan terhadap PDAM Tirta Arut dan BPR Marunting agar mampu memberikan kontribusi optimal melalui dividen maupun pemenuhan kewajiban pajak dan retribusi daerah. Dalam hal ini, Bapenda berperan sebagai integrator dalam pemetaan potensi dan optimalisasi penerimaan daerah dari berbagai sektor.

Suyanto menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen terus menjalin komunikasi dan sinergi dengan DPRD serta seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

“Selain mendorong pengembangan sektor kepelabuhanan, pariwisata, investasi, dan hilirisasi potensi daerah, Pemkab Kobar juga mengkaji peluang pemanfaatan energi terbarukan dan kredit karbon sebagai sumber pendapatan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan kemampuan fiskal, memperkuat kemandirian keuangan daerah, serta mengurangi ketergantungan terhadap transfer dari pemerintah pusat. (sam/yit)

Editor : Heru Prayitno
#dprd kotawaringin barat #pad