PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Kasus gantung diri kembali membuat geger warga di Jalan Kasan Rejo, Gang Angsa I, RT 20, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu 3 Juni 2026.
Seorang pemuda berinisial KYS (27) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di seutas tali nilon jemuran. Dalam kesehariannya, dia tinggal di rumah kakaknya yang merupakan salah seorang tenaga pendidik di SD Pangkalan Bun.
Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa melalui Kapolsek Arut Selatan AKP Ratno mengungkapkan, salah seorang pekerja sedang memasang atap teras di depan rumah kakak korban. Saat akan mengambil seng di belakang rumah, tukang melihat korban sudah tergantung.
"Ketika akan mengambil seng melalui pintu belakang, pekerja ini terkejut melihat ada seseorang yang diketahui adik pemilik rumah sudah dalam keadaan tergantung di seutas nilon tali jemuran," bebernya.
Tali nilon jemuran tersebut diikat lubang angin-angin/ventilasi tembok belakang rumah mereka.
Mengetahui hal itu, pekerja tersebut kembali ke rumah untuk menemui istrinya agar segera memberitahukan ke kakak pelaku bunuh diri, yang merupakan pemilik rumah sekaligus kakak Korban.
Mendapat kabar tersebut, kakak pelaku bunuh diri yang pada saat itu sedang mengajar langsung pulang ke rumah. Dia melihat adiknya sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Berdasarkan pengakuan kakaknya, adiknya dalam keseharian merupakan pribadi yang pendiam. Korban juga kerap berkumpul dengan tetangga untuk bermain game.
"Saat ini mayat pelaku gantung diri sudah dievakuasi Unit Inafis Polres Kobar ke Rumah Sakit Imanudin Pangkalan Bun untuk dilakukan Visum et Repertum," pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno