Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

 RTSP Pugar Desa Rangda Masuki Tahap Ekspose Laporan Akhir

Koko Sulistyo • Selasa, 2 Juni 2026 | 09:57 WIB
Ilustrasi perumahan
Ilustrasi perumahan

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kajian Redesain Rencana Teknis Satuan Permukiman (RTSP) Pugar Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, memasuki tahap ekspose laporan akhir.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kotawaringin Barat, Yudhi Hudaya, mengatakan ekspose laporan akhir merupakan tahapan penting dalam penyusunan dokumen teknis kawasan transmigrasi. Penyusunan dokumen tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Transmigrasi RI Nomor 9 Tahun 2025 tentang Kriteria dan Tata Cara Penilaian serta Tata Cara Penetapan Kawasan Transmigrasi.

Menurut Yudhi, dokumen RTSP yang kini memasuki tahap finalisasi difokuskan pada validasi hasil survei, analisis teknis, dan rancangan perencanaan kawasan transmigrasi. Selain itu, kajian RTSP juga bertujuan menghimpun masukan dari seluruh pemangku kepentingan sebelum pembahasan lanjutan dilakukan.

Ia menjelaskan, progres penyusunan RTSP meliputi pemaparan kondisi fisik dan lingkungan kawasan, pengumpulan data masyarakat, analisis potensi pertanian, penyusunan konsep tata ruang kawasan, hingga perencanaan daya tampung kepala keluarga serta pola pembagian lahan dan penataan kawasan secara menyeluruh.

Yudhi berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) teknis memberikan dukungan penuh terhadap integrasi kebutuhan infrastruktur dasar, seperti jalan, air bersih, jembatan, drainase, irigasi, jaringan listrik, dan fasilitas penunjang kawasan transmigrasi lainnya. Pemerintah desa juga diminta aktif menyediakan data dan informasi wilayah guna menyempurnakan dokumen RTSP.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kotawaringin Barat, Rody Iskandar, menegaskan bahwa pengembangan kawasan transmigrasi Pugar Desa Rangda sejalan dengan visi pengembangan kawasan transmigrasi di Kotawaringin Barat yang berfokus pada penciptaan pusat ekonomi baru di wilayah Arut Selatan dan Kotawaringin Lama (Arsel-Kolam).

Menurutnya, Desa Rangda diproyeksikan menjadi proyek percontohan nasional dengan konsep Transmigrasi Pugar yang memadukan sektor pertanian dan perikanan sebagai basis pengembangan kawasan.

“Transmigrasi Pugar membutuhkan kawasan khusus yang menjadi fokus intervensi terpadu. Seluruh OPD harus berkolaborasi dan menyinkronkan program agar mampu melahirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru, pusat permukiman baru, serta ekosistem berbasis pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan,” ujar Rody. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#kotawaringin barat #permukiman