PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar survei Classified Turning Movement Count (CTMC) di dua simpang empat berlampu lalu lintas di Kota Pangkalan Bun, Senin (11/5). Survei dilakukan untuk mengevaluasi kinerja simpang, menentukan durasi lampu lalu lintas, dan merencanakan evaluasi geometri simpang.
Survei dilaksanakan di simpang empat Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Jalan Samari–Ahmad Wongso dan simpang empat APILL Masjid Agung Riyadlush Shalihin Pangkalan Bun.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kobar melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan, Nur Soleh, mengatakan survei CTMC menjadi dasar evaluasi dan perencanaan manajemen lalu lintas agar lebih aman, tertib, dan berkeselamatan.
“Untuk merencanakan manajemen lalu lintas yang lebih aman dan lancar, diperlukan data yang akurat melalui survei CTMC. Dalam survei ini dilakukan pencatatan volume kendaraan, perilaku kendaraan saat berbelok, hingga penentuan waktu siklus APILL,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengambilan data dilakukan pada jam sibuk pagi, siang, dan sore hari guna memperoleh gambaran kondisi lalu lintas secara menyeluruh.
Menurutnya, hasil survei diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengaturan lalu lintas sekaligus mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di Kabupaten Kotawaringin Barat.
“Personel melakukan pencatatan pada waktu-waktu dengan aktivitas kendaraan yang padat untuk menghitung volume lalu lintas. Data tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi dalam perencanaan dan penataan lalu lintas di titik-titik tersebut,” pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno