PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) meminta pemerintah desa (pemdes) segera memperbarui data masyarakat berdasarkan kondisi riil di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebijakan, khususnya perlindungan sosial, tepat sasaran.
Wakil Bupati Kobar Suyanto mengatakan, pihaknya telah mengirim surat kepada seluruh kepala desa agar melakukan pendataan ulang secara objektif. Pembaruan ini diperlukan untuk memperbaiki data penerima bantuan, termasuk yang berkaitan dengan program BPJS Kesehatan.
Menurut Suyanto, masih ada warga yang seharusnya menerima manfaat, tetapi belum masuk kategori desil yang sesuai. Karena itu, pembaruan data di tingkat desa diharapkan menghasilkan gambaran akurat jumlah masyarakat, terutama pada kelompok desil 1 yang menjadi prioritas bantuan.
“Pemda sudah mengirim surat ke pemdes agar melakukan pendataan ulang berdasarkan kondisi riil dan objektif. Ini penting untuk kebijakan pemerintah, termasuk peserta BPJS Kesehatan yang belum masuk desil. Data perlu kita rapikan bersama,” ujarnya saat acara Apresiasi Anugerah Desa Terbaik dalam Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (5/5).
Ia menegaskan, akurasi data krusial dalam perlindungan sosial. Dengan data yang tepat, program seperti bantuan sosial (bansos) dapat disalurkan efektif dan tidak menimbulkan ketimpangan.
“Jangan sampai situasi sulit, tetapi program tidak tepat sasaran. Pemerintah harus tetap berjalan dan semua potensi harus dioptimalkan,” tegasnya.
Pemda Kobar berharap seluruh pemdes aktif dalam proses ini agar tidak ada lagi warga layak menerima bantuan yang terlewat. Sinkronisasi data antara desa dan pemerintah daerah menjadi kunci menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang menantang. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno