Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pesisir Kumai Terancam Banjir Rob pada 21–28 April  

Koko Sulistyo • Kamis, 16 April 2026 | 07:40 WIB
Suasana Pantai Kubu, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa 24 Maret 2026.
Suasana Pantai Kubu, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa 24 Maret 2026.

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Kawasan pesisir Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, berpotensi mengalami banjir rob pada 21–28 April 2026 akibat fenomena fase bulan baru yang bertepatan dengan kondisi pasang laut tertinggi.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Bandara Iskandar Pangkalan Bun Ayu Istiqomah menjelaskan bahwa fenomena fase bulan baru (Super New Moon) pada 17 April 2026 dan perigee pada 19 April 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum.

“Fenomena ini dapat menyebabkan pasang air laut lebih tinggi dari biasanya,” ujarnya, Rabu (15/4).

Ia menambahkan, ketinggian pasang maksimum di wilayah Kotawaringin Barat diprakirakan mencapai 1,9 meter. Sementara itu, wilayah pesisir lain seperti Sukamara, Seruyan, Sampit, dan Kapuas berpotensi mengalami pasang hingga 3,2 meter.

Banjir rob tidak hanya mengancam pesisir Kumai, tetapi juga wilayah pesisir di sejumlah daerah tersebut. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di kawasan pelabuhan dan permukiman pesisir, termasuk kegiatan bongkar muat, perikanan darat, dan tambak.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob serta rutin memantau informasi cuaca maritim.

Nelayan juga diminta mengamankan kapal di tempat yang aman, memastikan ketersediaan alat keselamatan, dan menghindari melaut saat kondisi cuaca buruk. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#kumai #Kotawaringin Barat (Kobar) #rob